Perluas Kolaborasi di Bidang Akademik, Fakultas Farmasi UGM Jajaki Kunjungan Industri Strategis dengan Tiga Industri Farmasi

Yogyakarta, 18 Mei 2026 Delegasi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan rangkaian kunjungan industri strategis ke tiga perusahaan farmasi dan bioteknologi terkemuka di Indonesia, yaitu PT Bintang Toedjoe, PT SOHO Global Health, dan PT Etana Biotechnologies Indonesia. Kunjungan ini diikuti oleh Prof. Dr.rer.nat. apt. Endang Lukitaningsih, M.Si. (Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya), apt. Purwanto, M.Sc., Ph.D. (Kepala Program Studi Sarjana Farmasi), serta Dr.Eng. apt. Khadijah, M.Si., sebagai perwakilan resmi dari Fakultas Farmasi UGM. Kunjungan ini difokuskan untuk membuka peluang kolaborasi praktis, salah satunya penyediaan program magang industri bagi mahasiswa jenjang Sarjana (S1) Farmasi UGM.

Rangkaian kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran manajemen masing-masing perusahaan. Dalam diskusi yang berlangsung, ketiga mitra industri tersebut menyatakan keterbukaan yang sangat besar terhadap program-program pengayaan akademik. Komitmen yang dijajaki mencakup penyediaan kuota magang industri yang terstruktur, pelaksanaan riset bersama, serta program pengajaran praktisi melalui kuliah tamu dan kunjungan lapangan secara berkala.

Bagi Fakultas Farmasi UGM, kerja sama ini menjadi langkah krusial untuk mempercepat implementasi program pembelajaran berbasis pengalaman nyata (experiential learning). Dengan terlibat langsung dalam dinamika manufaktur, jaminan mutu, hingga proses riset dan pengembangan (R&D) di PT Bintang Toedjoe, SOHO Global Health, dan PT Etana Biotechnologies Indonesia, mahasiswa Farmasi UGM diharapkan dapat mengasah kompetensi teknis dan soft skills yang sesuai dengan standar kebutuhan industri modern. Kesiapan para mitra ini sekaligus menjadi jembatan penting dalam mereduksi kesenjangan antara teori akademik di kampus dengan realitas operasional di sektor industri.

Inisiatif kolaboratif ini sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Secara spesifik, program ini berkontribusi pada pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan wadah pelatihan profesional yang inklusif bagi mahasiswa, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan membangun sinergi yang kokoh antara sektor akademisi dan industri manufaktur guna mencetak tekhnokrat farmasi yang siap kerja di masa depan.

Share this post
Type Keyword to Search