Yogyakarta, 12 September 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Seminar Nasional Kurkumin × Pharmacious 2026 dengan mengusung tema “Harmonisasi Inovasi Kecantikan dan Alam melalui Strategi Integratif Teknologi 5.0 dalam Mengoptimalkan Potensi Herbal.” Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk membahas perkembangan inovasi di bidang kecantikan dengan mengedepankan pemanfaatan potensi bahan alam, khususnya herbal, yang dipadukan dengan perkembangan teknologi di era 5.0.
Seminar ini menghadirkan Dr. Adhyatmika, Master of Biotechnology, Apt., dosen Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, sebagai moderator. Adapun narasumber yang hadir yaitu Nastiti Mustika Rizki Ikhtiarsih, S.Si., selaku Product Development Executive, serta Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si., Apt., M.H., selaku Kepala Balai Besar POM. Kehadiran para narasumber memberikan perspektif yang komprehensif mengenai pengembangan inovasi berbasis bahan alam, mulai dari aspek pengembangan produk hingga pentingnya pemenuhan ketentuan dan regulasi dalam mendukung keamanan serta mutu produk.
Melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, peserta memperoleh wawasan mengenai potensi herbal serta peluang pengembangannya dalam industri kecantikan. Perkembangan Teknologi 5.0 membuka ruang bagi integrasi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan kekayaan sumber daya alam untuk menghasilkan inovasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri. Pendekatan tersebut juga mendorong pemanfaatan bahan alam tidak hanya sebagai sumber daya, tetapi sebagai bagian dari pengembangan produk inovatif yang memiliki nilai tambah.

Beragam perspektif dan gagasan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam memperkaya pemahaman mengenai tantangan sekaligus peluang pengembangan produk berbasis herbal di bidang kecantikan. Forum ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk memahami pentingnya kolaborasi antara akademisi, industri, regulator, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
Seminar Nasional Kurkumin × Pharmacious 2026 sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara potensi alam dan kemajuan teknologi dalam menjawab kebutuhan industri di masa depan. Melalui strategi integratif Teknologi 5.0, pengembangan inovasi kecantikan berbasis bahan alam diharapkan dapat dilakukan secara lebih ilmiah, inovatif, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan serta pemanfaatan potensi herbal melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Penyelenggaraan kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-Being, melalui penguatan inovasi yang berorientasi pada kesehatan dan kesejahteraan; SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, melalui pengembangan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi; serta SDG 12: Responsible Consumption and Production, melalui pemanfaatan potensi herbal dan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan demikian, Seminar Nasional Kurkumin × Pharmacious 2026 tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga bagian dari upaya mendorong inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan perkembangan industri.


