DWP UP Fakultas Farmasi UGM Gelar Laporan Pertanggungjawaban dan Serah Terima Jabatan

Yogyakarta, 2 Oktober 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana (UP) Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban Ketua DWP Periode 2021–2026 sekaligus Serah Terima Jabatan Ketua DWP Periode 2021–2026 kepada Ketua DWP Periode 2026–2031. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (2/10), bertempat di RSP Lantai 7 Gedung APSLC, Fakultas Farmasi UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu-Ibu Pengurus DWP UP Fakultas Farmasi UGM sebagai bagian dari agenda organisasi dalam menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja selama periode kepengurusan 2021–2026. Laporan pertanggungjawaban menjadi momentum untuk menyampaikan capaian, pelaksanaan kegiatan, serta berbagai kontribusi DWP selama masa kepengurusan.

Selain laporan pertanggungjawaban, kegiatan juga diisi dengan prosesi serah terima jabatan Ketua DWP UP Fakultas Farmasi UGM dari Ketua DWP periode 2021–2026 kepada Ketua DWP periode 2026–2031. Prosesi tersebut menandai keberlanjutan kepengurusan sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan program dan kegiatan DWP di lingkungan Fakultas Farmasi UGM. Pergantian kepengurusan diharapkan dapat menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi yang berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan dan kesinambungan, DWP UP Fakultas Farmasi UGM terus berperan dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja dan keluarga besar fakultas yang harmonis, produktif, serta berorientasi pada kontribusi sosial.

Kegiatan DWP UP Fakultas Farmasi UGM juga sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang menjadi bagian dari komitmen  Fakultas Farmasi UGM. Melalui penguatan peran perempuan, pemberdayaan keluarga, peningkatan kapasitas anggota, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan, DWP dapat turut mendukung pencapaian sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kontribusi tersebut memperkuat peran sivitas akademika dan organisasi pendukung fakultas dalam membangun ekosistem yang inklusif, sehat, berdaya, dan berkelanjutan.

Penulis: Tiara | Foto: Tiara

Share this post
Type Keyword to Search