Yogyakarta, 5 Oktober 2026 — Fakultas Farmasi UGM menyelenggarakan kegiatan pengisian bersama data penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2025 dan 2026 non-BIMA KEMDIKTISAINTEK, yaitu skema pendanaan, program penelitian, pengabdian masyarakat, atau platform yang berada di luar portal utama BIMA. Kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai 8, Gedung APSLC Fakultas Farmasi UGM dan diikuti oleh dosen Fakultas Farmasi UGM.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut pemutakhiran data penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen. Melalui pengisian bersama, dosen mendapatkan pendampingan dalam melengkapi dan memastikan kesesuaian data yang diperlukan untuk mendukung pemutakhiran data kinerja perguruan tinggi.
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr.rer.nat. Nanang Fakhrudin, M.Si., Apt., menyampaikan bahwa kelengkapan dan keakuratan data menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat fakultas maupun universitas.

Data yang dihimpun dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemutakhiran data pada Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SINTA). Dalam proses tersebut, dosen didorong untuk memperbarui data pada akun SINTA masing-masing, termasuk Scopus ID, Garuda ID, Google Scholar ID, data kekayaan intelektual, serta data buku.
Selain pemutakhiran oleh dosen, verifikator SINTA di tingkat fakultas turut berperan dalam melakukan pendampingan, verifikasi, dan validasi data untuk memastikan kebenaran serta keakuratan informasi. Pemutakhiran juga mencakup data penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2023–2026, sinkronisasi PDDikti pada tingkat dosen, serta pembaruan status akreditasi program studi.
Kegiatan pengelolaan dan pemutakhiran data penelitian serta pengabdian kepada masyarakat ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui penguatan tata kelola dan kualitas pendidikan tinggi berbasis data; SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan ekosistem penelitian dan inovasi; serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kolaborasi dan koordinasi antara dosen, fakultas, dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan data akademik dan penelitian.
Penulis: Rizqi Vazrin | Foto: Deny


