Yogyakarta, 7 Agustus 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menutup rangkaian kegiatan PIONIR PAPYRUS 2026 sebagai bagian dari program penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 pada Kamis (6/8) di Auditorium Lantai 8 Gedung APSLC Fakultas Farmasi UGM. Rangkaian kegiatan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru beserta jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta panitia pelaksana.

Acara dimulai dengan perkenalan jajaran pimpinan fakultas di bawah tajuk “Dekanat Menyapa” yang dipandu oleh Prof. Dr. apt. Satibi, M.Si., selaku Dekan Fakultas Farmasi UGM. Dalam sesi ini, panitia pelaksana turut menghadirkan Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Aset, yaitu Prof. Dr.rer.nat. apt. Endang Lukitaningsih, M.Si., yang pada kesempatan tersebut juga mewakili jajaran wakil dekan lainnya. Pengenalan ini juga dihadiri oleh apt. Purwanto, M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Program Studi Sarjana Farmasi, dan Ningsririsdiyati, S.E. selaku Ketua Tim Kerja Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Farmasi UGM.
Selanjutnya, sesi dilanjutkan dengan dua pemaparan materi, diantaranya tentang pengenalan Fakultas Farmasi yang dipandu oleh Prof. Satibi dan sistem pembelajaran di dunia perkuliahan oleh Bapak Purwanto. Sesi pemaparan materi ini kemudian ditutup dengan diskusi dan tanya jawab interaktif bersama para mahasiswa baru.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung, acara dilanjutkan dengan pengumuman penganugerahan. Penghargaan MaBa of the Year berhasil diraih oleh Rayyan, sementara predikat Gugus Terbaik jatuh kepada Gugus Metformin. Penghargaan ini diharapkan dapat memacu semangat para farmasis muda untuk terus aktif berkarya.
Di penghujung acara, Prof. Satibi bersama Prof. Endang Lukitaningsih memimpin langsung upacara penutupan. Rangkaian kegiatan PIONIR PAPYRUS 2026 dinyatakan resmi berakhir, yang ditandai dengan prosesi simbolis penutupan Kapsul Farmasi.
Pelaksanaan rangkaian PIONIR PAPYRUS 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Melalui pengenalan sistem akademik dan adaptasi kehidupan perguruan tinggi yang komprehensif, fakultas turut merealisasikan pilar SDG 4 tentang Pendidikan Bermutu guna menjamin pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas. Lebih jauh lagi, pembekalan awal bagi para farmasis muda ini menjadi langkah fondasional institusi dalam mencetak tenaga kefarmasian profesional yang kelak akan berkontribusi langsung pada penguatan sektor kesehatan nasional, selaras dengan tujuan SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Penulis: Gilang | Editor: Fathul


