Fakultas Farmasi UGM Bahas Potensi Sumber Daya Mikroba melalui Analisis Genomik Sel Tunggal

Yogyakarta, 28 Agustus 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Guest Lecture bertajuk “Unlocking Microbial Resources Through Single-Cell Genomics Analysis and Their Biomanufacturing Applications” pada Jumat (28/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung APSLC Lantai 7, ini menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan analisis genomik sel tunggal dalam mengungkap potensi sumber daya mikroba serta aplikasinya dalam biomanufaktur.

Guest Lecture dimoderatori oleh Setyowati Triastuti Utami, Ph.D. Sedangkan Tenagy, Ph.D. dari bitBiome Inc., Jepang, berperan sebagai pembicara. Tenagy merupakan salah satu peneliti awal yang bergabung dengan bitBiome Inc. dan menjadi orang Indonesia kedua yang bekerja di perusahaan tersebut. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai teknologi dan pendekatan yang dikembangkan oleh bitBiome Inc. dalam mengeksplorasi sumber daya mikroba melalui analisis genomik pada tingkat sel tunggal.

Analisis genomik sel tunggal memiliki potensi untuk membuka akses terhadap keragaman mikroorganisme yang sebelumnya sulit dikaji melalui pendekatan konvensional. Pemanfaatan teknologi tersebut juga dapat mendukung pengembangan mikroorganisme dengan karakteristik tertentu untuk berbagai kebutuhan biomanufaktur, termasuk pengembangan produk berbasis hayati dan proses produksi yang lebih inovatif.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari inisiatif Fakultas Farmasi UGM untuk membuka peluang kolaborasi dengan bitBiome Inc. kedepannya. Perusahaan tersebut telah membangun kolaborasi dengan berbagai mitra di Inggris serta Amerika Serikat. Melalui Guest Lecture ini, Fakultas Farmasi UGM dan bitBiome Inc. diharapkan dapat menjajaki potensi kerja sama lebih lanjut dalam bidang penelitian, pengembangan teknologi, maupun penguatan jejaring akademik dan industri.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi UGM terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang bioteknologi sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi dan industri. Upaya tersebut sejalan dengan SDG 3, Good Health and Well-being melalui pengembangan teknologi dan sumber daya hayati yang berpotensi mendukung inovasi di bidang kesehatan, SDG 9, Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan riset dan pemanfaatan teknologi genomik untuk aplikasi biomanufaktur, serta SDG 17, Partnerships for the Goals melalui penjajakan kolaborasi internasional antara Fakultas Farmasi UGM dan mitra industri.

Penulis: Rizqi Vazrin | Editor: Fathul | Foto: Gilang

Share this post
Type Keyword to Search