Fakultas Farmasi UGM Tingkatkan Kompetensi Pengujian SPF melalui Training Aksesori Semi-Solid Spektrofotometer UV-Vis Shimadzu

Yogyakarta, 8 September 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Training Aksesori Semi-Solid Spektrofotometer UV-Vis Shimadzu untuk Aplikasi Pengujian SPF pada Selasa (8/9). Kegiatan yang berlangsung di Ruang 506 Laboratorium Advanced Pharmaceutical Sciences (APS), Gedung APSLC Fakultas Farmasi UGM, ini menjadi sarana peningkatan pemahaman dan keterampilan sivitas akademika dalam pemanfaatan instrumen spektrofotometer UV-Vis untuk pengujian Sun Protection Factor (SPF).

Training yang berlangsung pukul 10.00–15.00 WIB tersebut membahas penggunaan spektrofotometer UV-Vis Shimadzu beserta aksesori semi-solid yang dapat digunakan untuk analisis sampel, khususnya dalam aplikasi pengujian SPF. Kegiatan juga memberikan pemahaman mengenai prinsip dasar pengukuran UV-Vis dan spektrofotometri sebagai dasar dalam melakukan analisis secara tepat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan aksesori semi-solid, meliputi fungsi, komponen, serta prinsip kerjanya. Pemahaman terhadap aksesori tersebut penting untuk mendukung proses analisis sampel dengan karakteristik semi-solid, termasuk pada pengujian produk yang berkaitan dengan perlindungan terhadap sinar ultraviolet.

Materi training juga mencakup aplikasi UV-Vis untuk pengujian SPF, mulai dari parameter pengujian, preparasi sampel, hingga berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil analisis. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai metode perhitungan SPF dan interpretasi spektrum UV sebagai bagian dari proses pengujian.

Selain aspek analisis, kegiatan turut membahas troubleshooting dan perawatan aksesori. Materi ini diharapkan dapat membantu peserta dalam mengoptimalkan penggunaan instrumen sekaligus menjaga kondisi dan kinerja perangkat agar tetap mendukung kegiatan penelitian dan pengujian secara optimal.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi UGM terus mendorong peningkatan kompetensi sivitas akademika dalam pemanfaatan fasilitas dan instrumen analisis. Penguasaan teknologi analisis yang tepat diharapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian, khususnya dalam pengembangan serta evaluasi produk farmasi dan kosmetika yang memerlukan pengujian karakteristik dan efektivitas secara ilmiah.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan teknis, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi dan fasilitas penelitian untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang kefarmasian.

Penulis: Rizqi Vazrin Foto: Gilang

Share this post
Type Keyword to Search