Mahasiswa Profesi Apoteker Fakultas Farmasi UGM Raih Juara 1 Pekan Ilmiah Farmasi Indonesia 2026

Yogyakarta, 20 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Mayyaza Urfa Karima (25/574797/FA/15342), berhasil meraih Juara 1 pada kompetisi Computer-Based Test (CBT) dalam rangkaian Pekan Ilmiah Farmasi Indonesia (PIFI) 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti kompetensi akademik mahasiswa Profesi Apoteker UGM dalam menguasai ilmu kefarmasian secara komprehensif sekaligus memperkuat posisi Fakultas Farmasi UGM sebagai institusi yang konsisten mencetak mahasiswa yang unggul.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Bhakti Kencana ini berlangsung secara luring di Bandung, Jawa Barat, pada 13 Juni 2026. Lomba CBT PIFI merupakan olimpiade kefarmasian tingkat nasional yang diikuti mahasiswa profesi apoteker dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pada kompetisi ini, peserta diuji melalui 100 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 100 menit. Materi yang diujikan meliputi Pharmaceutical Science (PS), Clinical Science and Biomedical Science (CSBS), serta Social, Behaviour, and Administration (SBA). Format kompetisi tidak hanya mengukur penguasaan konsep dan kemampuan analisis, tetapi juga menuntut ketepatan dalam mengambil keputusan serta manajemen waktu yang baik.

Melalui persiapan yang matang dan penguasaan materi yang komprehensif, Mayyaza berhasil menunjukkan performa terbaik hingga meraih Juara 1. Capaian tersebut mencerminkan kompetensi mahasiswa Profesi Apoteker UGM dalam mengintegrasikan aspek farmasetik, klinis, biomedis, serta sosial dan administrasi kefarmasian untuk menyelesaikan berbagai persoalan di bidang kefarmasian.

Prestasi ini menjadi representasi kualitas pendidikan di Fakultas Farmasi UGM yang tidak hanya menekankan pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan berbasis bukti, serta kesiapan menghadapi tantangan praktik kefarmasian yang terus berkembang. Keberhasilan Mayyaza di tingkat nasional juga menunjukkan bahwa lulusan Profesi Apoteker UGM memiliki daya saing tinggi dan siap berkontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian di Indonesia.

Pencapaian tersebut sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan kompeten, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penciptaan tenaga kesehatan profesional yang siap memasuki dunia kerja dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penyelenggaraan kompetisi ilmiah nasional yang memperkuat kolaborasi antarinstitusi pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan kefarmasian.

Penulis : Rizqi Vazrin Editor : Fathul

Share this post
Type Keyword to Search