Yogyakarta, 25 Mei 2026 — Mahasiswi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Nisa Fredlina Mahardika Saputri, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keberhasilannya meraih tiga penghargaan Juara 1 pada berbagai kompetisi ilmiah dan edukatif bidang kefarmasian sepanjang paruh awal tahun 2026. Prestasi tersebut diraih melalui karya-karya poster inovatif yang mengangkat isu kesehatan mental, neurosains, hingga resistensi antimikroba dengan pendekatan edukatif berbasis sains dan desain komunikasi visual yang kreatif.
Salah satu capaian tersebut diraih dalam ajang Neuropsikiatri Poster Competition LERVIKASI 2025/2026, kompetisi poster nasional yang mengangkat tema “Understanding Mental Health Through Sleep and Brain Science”. Dalam kompetisi ini, Nisa berhasil meraih Juara 1 melalui karya poster yang mengangkat keterkaitan antara kualitas tidur, fungsi otak, kestabilan emosi, serta kesehatan mental melalui pendekatan neurosains. Karya tersebut dinilai unggul karena mampu mengintegrasikan konsep ilmiah dengan visual yang komunikatif, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Prestasi berikutnya diraih pada ajang PHARMAPLAST IV 2025/2026 yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Mengusung tema “Farmasis Komunitas, Sahabat Edukasi dan Peduli Kesehatan Mental”, kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan edukasi kesehatan mental melalui media kreatif berbasis kefarmasian. Dalam kategori poster nasional, Nisa kembali berhasil meraih Juara 1 melalui karya yang dinilai inovatif, persuasif, dan memiliki kekuatan analisis terhadap pentingnya peran farmasis komunitas dalam meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat.
Tidak berhenti disana, Nisa juga meraih Juara 1 Nasional pada ajang PHARMACOMP 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Pada kompetisi bertema “Ekosistem Sehat: Mengurangi AMR Secara Keberlanjutan” tersebut, ia menghadirkan poster infografis ilmiah mengenai Antimicrobial Resistance (AMR) dan pentingnya pengelolaan limbah medis serta penggunaan antibiotik secara rasional. Karya yang dipresentasikan dinilai unggul dalam menyampaikan pesan kesehatan berbasis evidence melalui desain visual yang harmonis, edukatif, dan aplikatif bagi masyarakat luas.
Keberhasilan Nisa Fredlina Mahardika Saputri mencerminkan dedikasi, kreativitas, dan kemampuan akademik mahasiswa Fakultas Farmasi UGM dalam mengintegrasikan ilmu kefarmasian dengan pendekatan edukasi publik yang inovatif dan berdampak sosial. Prestasi ini sekaligus menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam mengangkat berbagai isu kesehatan global, mulai dari kesehatan mental, kualitas tidur, hingga resistensi antimikroba, melalui media komunikasi ilmiah yang mudah diakses masyarakat.
Capaian tersebut juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesadaran kesehatan mental dan penggunaan antibiotik yang rasional, SDG 4 (Quality Education) melalui penyebaran edukasi kesehatan berbasis ilmiah dan kreatif, SDG 10 (Reduced Inequalities) melalui penguatan akses informasi kesehatan yang inklusif, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan limbah medis berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi akademik dan kompetisi ilmiah nasional yang mendorong inovasi mahasiswa di bidang kesehatan.
Penulis : Rizqi Vazrin I Editor : Fathul Muin



