Yogyakarta, 5 Agustus 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi membuka rangkaian PIONIR PAPYRUS 2026 sebagai bagian dari program pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Upacara pembukaan diselenggarakan pada Rabu (5/8) di Auditorium Lantai 8 Gedung APSLC Fakultas Farmasi UGM dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru beserta jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta panitia pelaksana.
Upacara diawali dengan sambutan dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Farmasi (BEM KMFA) UGM, dilanjutkan oleh Koordinator Umum PIONIR PAPYRUS 2026 dan Koordinator Gugus Fakultas Farmasi. Dalam sambutannya, para perwakilan mahasiswa mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menjadikan PIONIR sebagai langkah awal dalam beradaptasi dengan lingkungan akademik, membangun relasi, serta mengenal nilai-nilai dan budaya yang dijunjung tinggi di Fakultas Farmasi UGM.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Aset Prof. Dr.rer.nat. apt. Endang Lukitaningsih, M.Si., yang hadir mewakili Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pentingnya membangun semangat belajar, integritas, serta kesiapan mahasiswa baru untuk mengikuti proses pendidikan tinggi yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan kompetensi.

Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan amanat dari Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. apt. Satibi, M.Si., yang sekaligus secara resmi membuka pelaksanaan PIONIR PAPYRUS 2026. Dalam amanatnya, Dekan menekankan bahwa masa perkuliahan merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri secara utuh melalui berbagai pengalaman akademik maupun nonakademik.
“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif mengikuti organisasi, kepanitiaan, kompetisi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun berbagai kegiatan kemahasiswaan lainnya. Pengalaman di luar ruang kuliah merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Selama mampu mengelola waktu dengan baik, keterlibatan dalam berbagai aktivitas tersebut tidak selalu menurunkan prestasi akademik, justru akan membentuk karakter, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, dan kompetensi yang sangat dibutuhkan di dunia profesional,” ujar Prof. Satibi dalam amanatnya.
Sebagai simbol dimulainya rangkaian PIONIR PAPYRUS 2026, dilakukan prosesi pembukaan Kapsul Farmasi secara simbolis oleh Dekan Fakultas Farmasi UGM yang didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Aset. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru sebagai bagian dari sivitas akademika Fakultas Farmasi UGM. Upacara pembukaan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan fakultas, panitia, dan seluruh mahasiswa baru.
Usai upacara, mahasiswa baru mengikuti berbagai kegiatan orientasi di kelas sesuai dengan gugus masing-masing. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pengenalan mengenai sistem akademik, budaya belajar, organisasi kemahasiswaan, layanan pendukung, hingga berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia selama menempuh pendidikan di Fakultas Farmasi UGM. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan faculty tour, di mana mahasiswa baru diajak berkeliling mengenal fasilitas pembelajaran, laboratorium, ruang layanan, serta sarana pendukung lainnya yang akan menjadi bagian dari proses belajar mereka selama berkuliah.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas dan holistik, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengembangan kompetensi kepemimpinan, kolaborasi, dan profesionalisme mahasiswa, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan organisasi kemahasiswaan dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung keberhasilan mahasiswa.
Penulis: Tiara | Editor: Fathul | Foto: Gilang



