Yogyakarta, 16 April 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan benchmarking dari Departemen Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dalam rangka penguatan mutu pendidikan tinggi dan pengembangan Program Studi Magister Farmasi di Universitas Brawijaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, bertempat di Ruang Sidang Pimpinan, Lantai 7 Gedung APSLC, Fakultas Farmasi UGM, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Kunjungan ini menjadi ruang kolaboratif untuk berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan farmasi, khususnya terkait perhitungan unit cost sebagai dasar penentuan SPP/UKT mahasiswa, pengembangan dan evaluasi kurikulum, tata kelola serta sistem pengelolaan akademik, sarana dan prasarana pembelajaran, sistem penerimaan mahasiswa, hingga kebijakan syarat kelulusan. Melalui dialog akademik yang konstruktif, diharapkan dapat memperkaya perspektif Departemen Farmasi Universitas Brawijaya dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompleks, khususnya dalam pengembangan Program Studi Magister Farmasi.
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama, dan Alumni Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr.rer.nat. apt. Nanang Fakhrudin, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi farmasi di Indonesia. “Kami percaya bahwa kolaborasi antarinstitusi merupakan kunci untuk menciptakan sistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu kurikulum dan tata kelola akademik, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan kapasitas pendidikan farmasi yang berkontribusi pada layanan kesehatan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antarperguruan tinggi dalam pengembangan sistem pendidikan yang berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Farmasi UGM berharap dapat terus memperkuat peran sebagai institusi pendidikan yang unggul, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat.



