Tim Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Meraih Juara Umum 2 Kompetisi Esai Ilmiah PHARMACOMP 2026

Yogyakarta, 29 Mei 2026 — Tim Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada kembali membawa pulang prestasi gemilang di kancah nasional melalui ajang Pharmacy Competition (PHARMACOMP 2026) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sarjana Farmasi (HIMAFARSI) Universitas Muhammadiyah Pekajangan, Pekalongan. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa kesehatan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,dimana tim mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada tergabung dalam salah satu cabang lombanya, yaitu Kompetisi Esai Ilmiah. Pada tahun ini, kompetisi tersebut mengusung tema “Ekosistem Sehat: Mengurangi AMR Secara Berkelanjutan” sebagai wadah untuk menuangkan gagasan inovatif terkait pengendalian Antimicrobial Resistance (AMR).

Pada kompetisi ini, Tim Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada yang beranggotakan Faqih Fikri Nuryanto dan Wimala Sephastika berhasil meraih Juara Umum 2 dalam cabang Lomba Esai Ilmiah dengan karya yang berjudul “RESISGUARD: Website Terintegrasi Pengolahan Antibiotik dan Pemetaan Resistensi Nasional sebagai Strategi Preventif Pengendalian Antimicrobial Resistance Berkelanjutan.” Esai ini mengangkat permasalahan meningkatnya angka resistensi antibiotik akibat penggunaan yang tidak rasional dan pengelolaan limbah antibiotik rumah tangga yang belum optimal di Indonesia. Melalui inovasi RESISGUARD, atau disingkat RGuard, Tim Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menawarkan sebuah platform digital berbasis website yang mengintegrasikan sistem pengembalian antibiotik sisa (Antibiotic Return System), edukasi masyarakat, serta pemetaan risiko resistensi antibiotik secara nasional yang dirancang khusus untuk mendukung pengendalian AMR melalui pendekatan preventif berbasis teknologi dan data.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada dalam menghadirkan inovasi yang relevan terhadap tantangan kesehatan global. Melalui gagasan yang ilmiah, aplikatif, dan berkelanjutan juga, Tim Mahasiswa Farmasi Universitas Gadjah Mada diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan solusi kesehatan berbasis teknologi demi mendukung pengendalian resistensi antimikroba di Indonesia. Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi bukti dukungan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Prestasi ini berkontribusi langsung pada SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui inovasi RESISGUARD untuk mengendalikan AMR, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemetaan risiko resistensi antibiotik by data yang terintegrasi dalam website RESISGUARD, serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab yang hadir dalam website sebagai fitur Antibiotic Return System untuk mengelola antibiotik sisa agar tidak disalahgunakan.

Penulis : Gilang I Editor : Fathul Muin

Share this post
Type Keyword to Search