Yogyakarta, 15 Agustus 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Kuliah Tamu (Guest Lecture) bagi mahasiswa baru Program Doktor Ilmu Farmasi dan Magister Ilmu Farmasi Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini berlangsung pada Sabtu (15/8) di Auditorium Lantai 8, Gedung Advanced Pharmaceutical Science Learning Centre (APSLC), Fakultas Farmasi UGM.
Menghadirkan akademisi dan peneliti dari Taiwan, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan ilmu kefarmasian, khususnya dalam pengembangan dan pengendalian mutu pengobatan tradisional serta integrasinya dengan pengobatan modern.

Kuliah tamu ini menghadirkan Prof. Yuan Shiun Chang dari Department of Chinese Pharmaceutical Sciences, China Medical University, Taiwan, yang membawakan topik “The Quality Control of TCM Herbs and Herbal Preparations in Taiwan”. Sementara itu, Prof. Yi-Chang Su, Director of National Research Institute of Chinese Medicine (NRICM), Taiwan, menyampaikan materi bertajuk “The Integration of Traditional Medicine & Modern Medicine—from the Anti-pandemic Experience of NRICM101”.
Kegiatan ini dimoderatori oleh Prof. Dr.rer.nat. apt. Triana Hertiani, M.Si. Melalui sesi pemaparan dan diskusi, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal pendekatan pengendalian mutu bahan dan sediaan herbal sekaligus memahami peluang integrasi pengobatan tradisional dan modern berdasarkan pengalaman penelitian di Taiwan.
Penyelenggaraan kuliah tamu ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3, Good Health and Well-being melalui penguatan wawasan mengenai pengembangan pengobatan tradisional yang aman dan bermutu; SDG 4, Quality Education melalui penyediaan pembelajaran dan pertukaran pengetahuan dari akademisi global; serta SDG 17, Partnerships for the Goals melalui kolaborasi dan pertukaran keilmuan antara institusi pendidikan dan penelitian lintas negara.


