Tim Mahasiswa Fakultas Farmasi UGM Raih Juara 1 Compounding Event Advanced Level pada IPSF APRO Pharmaceuticals Science Event 2026

Yogyakarta, 13 Juni 2026 – Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Tim mahasiswa Fakultas Farmasi UGM berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Compounding Event for Advanced Level pada IPSF APRO Pharmaceuticals Science Event 2026 yang diselenggarakan oleh International Pharmaceutical Students’ Federation Asia Pacific Regional Office (IPSF APRO). Prestasi ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa UGM dalam menguasai dan mengaplikasikan ilmu kefarmasian melalui kompetisi yang mempertemukan mahasiswa farmasi dari berbagai institusi di kawasan Asia Pasifik.

Tim yang berhasil meraih prestasi tersebut terdiri atas Gabriella Kanya Sapto Putri, Anggit Wignya Adi Prasasti, Jennifer, dan Hanindita Nafisa Sudiarso. Keempat mahasiswa Fakultas Farmasi UGM ini menunjukkan kemampuan dan keterampilan dalam bidang compounding melalui persiapan yang matang, kerja sama tim, ketelitian, serta penerapan pengetahuan kefarmasian selama kompetisi berlangsung.

IPSF APRO Pharmaceuticals Science Event 2026 merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh IPSF Asia Pacific Regional Office sebagai wadah bagi mahasiswa farmasi untuk mengembangkan sekaligus menguji pengetahuan dan keterampilan di bidang kefarmasian. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menunjukkan kompetensi akademik dan praktis, serta memperluas pengalaman dalam lingkungan kompetitif di tingkat regional Asia Pasifik.

Salah satu rangkaian kompetisi dalam kegiatan tersebut adalah Compounding Event for Advanced Level, yaitu kompetisi yang dirancang untuk mengasah kemampuan peserta dalam melakukan compounding pada tingkat lanjut. Kompetisi ini mengintegrasikan pemahaman teoritis dengan keterampilan praktis kefarmasian, sehingga peserta dituntut untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari secara cermat, sistematis, dan tepat. Kemampuan dalam mengombinasikan pengetahuan, keterampilan teknis, serta koordinasi antarangggota tim menjadi aspek penting dalam menghadapi tantangan kompetisi.

Dalam kategori tersebut, tim Fakultas Farmasi UGM bersaing dengan peserta dari berbagai institusi farmasi di kawasan Asia Pasifik. Melalui persiapan yang optimal, penguasaan materi, ketelitian dalam praktik, dan kolaborasi yang baik, tim berhasil menempati posisi pertama. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Farmasi UGM memiliki kapasitas untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan kefarmasian dalam lingkungan kompetisi internasional.

Pencapaian ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang farmasi. Keterampilan compounding merupakan salah satu kompetensi penting dalam pendidikan kefarmasian karena berkaitan dengan ketelitian, pemahaman karakteristik bahan, serta kemampuan menyiapkan sediaan farmasi sesuai dengan prinsip dan prosedur yang berlaku. Penguasaan keterampilan tersebut menjadi bekal bagi calon tenaga kefarmasian untuk berkontribusi dalam pelayanan kesehatan yang mengutamakan mutu, keamanan, dan kebutuhan pasien.

Keberhasilan tim mahasiswa Fakultas Farmasi UGM ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Gadjah Mada, khususnya Fakultas Farmasi, sekaligus menambah deretan prestasi mahasiswa UGM di tingkat internasional. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan pengetahuan, mengembangkan keterampilan praktis, memperkuat kolaborasi, serta berani mengambil peluang untuk berkompetisi dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi ini juga sejalan dengan komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan kompetensi calon tenaga kefarmasian yang berperan dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas; SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan pengetahuan, keterampilan praktis, dan kompetensi mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan profesi; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui partisipasi dalam forum internasional yang membuka peluang pertukaran pengetahuan dan penguatan jejaring akademik antarnegara. Dengan capaian ini, Fakultas Farmasi UGM terus mendorong pengembangan sumber daya manusia di bidang kefarmasian yang unggul, kolaboratif, dan siap berkontribusi bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis: Rizqi Vazrin | Foto: Tim Mahasiswa Farmasi UGM

Share this post
Type Keyword to Search