Fakultas Farmasi UGM Perkuat Diskusi Akademik dan Kolaborasi Riset Stable Isotope bersama Visiting Professor dari Prancis

Yogyakarta, 26 Oktober 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan akademik Prof. Illa Tea dari Institut des Sciences Analytiques (ISA) Lyon, Prancis, dalam rangka program visiting professor pada 24–31 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi sivitas akademika Fakultas Farmasi UGM untuk memperdalam pemahaman mengenai stable isotope, mendiskusikan pengembangan riset bersama, serta menjajaki peluang kolaborasi akademik dan mobilitas mahasiswa maupun peneliti antara kedua institusi. Kegiatan diskusi di lakukan di ruang RSV Lantai 7 Gedung APSLC di Fakultas Farmasi UGM.

Prof. Illa Tea merupakan profesor di bidang kimia analisis dengan keahlian khusus dalam stable isotope. ISA Lyon merupakan lembaga riset yang berafiliasi dengan French National Centre for Scientific Research (CNRS), Claude Bernard University Lyon 1, dan École normale supérieure de Lyon (ENS de Lyon). Kunjungan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian program PHC Nusantara, yang mendukung penguatan hubungan akademik dan penelitian antara Indonesia dan Prancis.

Salah satu agenda utama kunjungan adalah diskusi riset yang melibatkan Prof. Illa Tea, tim peneliti ISA Lyon, dan sivitas akademika Fakultas Farmasi UGM. Diskusi ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan perspektif ilmiah mengenai pengembangan penelitian berbasis stable isotope, sekaligus memperkuat fondasi kolaborasi riset yang telah berlangsung pada 2025–2026. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan sedikitnya dua artikel jurnal ilmiah, dengan ISA Lyon turut memberikan kontribusi pendanaan riset dalam bentuk in-kind.

Selain diskusi riset, Prof. Illa Tea dijadwalkan menyampaikan kuliah tamu (guest lecture) berjudul “Introduction to Fluxomics” pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kuliah ini diharapkan memperkenalkan konsep dan pendekatan fluxomics kepada mahasiswa, dosen, dan peneliti, serta memperluas wawasan mengenai pemanfaatan pendekatan analitis dalam penelitian ilmiah. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh perspektif baru yang relevan untuk pengembangan penelitian dan pendidikan farmasi.

Rangkaian kunjungan juga mencakup diskusi akademik lanjutan dan penjajakan kerja sama antara Fakultas Farmasi UGM dan ISA Lyon. Kolaborasi ini membuka peluang bagi pengembangan jejaring ilmiah internasional, pertukaran peneliti, serta mobilitas mahasiswa yang dapat memperkaya pengalaman akademik kedua institusi. Sebagai tindak lanjut, kunjungan balasan ke ISA Lyon direncanakan pada 2026 melalui dukungan program PHC Nusantara dan ISA Lyon.

Kegiatan visiting professor ini sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan penelitian melalui kemitraan internasional. Upaya tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pertukaran pengetahuan dan peningkatan kompetensi akademik, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan riset, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi ilmiah lintas negara.

Penulis: Rizqi Vazrin | Foto: Rizqi Vazrin

Share this post
Type Keyword to Search