Yogyakarta, 21 Juli 2026 – Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengharumkan nama Farmasi UGM dengan meraih Juara II pada ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional Pharmaland tahun 2026. Prestasi membanggakan ini diraih oleh tim “CuraNano” yang diketuai oleh Fauzia Amrina Rosyada, dengan anggota Al Zazira Zhell Azyza Sahaboena dan Ika Pratiwi Nurprayitnawati. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang (UNISMA), dan berlangsung mulai dari bulan Februari hingga Mei 2026.
Pada tahun ini, Pharmaland mengusung tema bertajuk “Inovasi Produk Herbal untuk Kesehatan dan Kecantikan,” dimana kompetisi ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa Diploma dan Sarjana dari seluruh Indonesia untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, inovatif, serta ilmiah. Selain itu, hadirnya Pharmaland ini diharapkan bisa menjadi titik awal peserta untuk merancang inovasi berbasis bahan alam melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif.
Perjalanan tim CuraNano berhasil melewati rangkaian seleksi yang sangat ketat. Pada tahap awal, tim menyusun full paper berupa literature review yang dikumpulkan pada 15 April 2026. Karya tulis tersebut memuat kajian komprehensif mulai dari studi preformulasi, formulasi, hingga desain kemasan produk herbal inovatif. Setelah melalui tahap evaluasi naskah yang menilai orisinalitas, kreativitas, relevansi, sistematika penulisan, dan aktualitas sumber, tim CuraNano berhasil terpilih sebagai satu dari tujuh tim terbaik yang berhak melaju ke babak Grand Final.
Pada babak puncak yang diselenggarakan secara luring di Fakultas Kedokteran UNISMA pada 10 Mei 2026, tim CuraNano berhasil memukau dewan juri. Kemenangan ini diraih berkat keunggulan tim dalam mengintegrasikan aspek preformulasi, formulasi, pemilihan bahan aktif herbal, desain kemasan, serta kemampuan mempresentasikan hasil kajian tersebut secara sistematis dan ilmiah pada sesi diskusi.
Keberhasilan tim CuraNano ini tidak hanya menjadi bukti kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan inovasi, tetapi juga mencerminkan tingginya semangat kolaborasi dan kreativitas. Kedepannya, capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa Fakultas Farmasi UGM untuk terus mengembangkan kemampuan riset, penulisan ilmiah, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai ajang akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Pencapaian inovasi herbal ini juga merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Gagasan produk herbal yang dirancang secara langsung selaras dengan SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, di mana mahasiswa berupaya berkontribusi dalam pengembangan sediaan herbal yang berpotensi mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, inovasi pada tahapan formulasi dan desain kemasan produk ini juga mencerminkan implementasi SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur karena merancang inovasi berbasis bahan alam melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif.
Penulis : Gilang Editor : Fathul


