Yogyakarta, 25 April 2026 – Kolaborasi mahasiswa lintas universitas berhasil meraih penghargaan sebagai First Runner Up pada ajang Hackathon 2026. Tim ini beranggotakan Lia Nur Arifah, Luthfiah Septiani, dan Muhammad Abiy Farras Sakhiy dari S-1 Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), bersama Dini Valerina Permata dari Universitas Airlangga (UNAIR) serta Jessica Angelina dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Kompetisi yang diselenggarakan oleh ISPE DIY-Jateng Student Chapter ini mengusung tema “Navigating Real-World Challenges in the Pharmaceuticals Industry: Innovation, Quality, and Digital Transformation”. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari Briefing & Case Release, Check-In 1, Check-In 2, hingga babak presentasi langsung (Final Pitch Deck) di hadapan juri pada 25 April 2026.
Penghargaan ini diraih melalui proyek berjudul “Navigasi Injeksi Steril: Dari Generik Menuju Bioteknologi Digital”. Dalam kompetisi tersebut, mereka melakukan analisis dan pemecahan kasus nyata terkait transformasi strategis perusahaan farmasi bernama Medihorison. Tim melakukan analisis industri (Pharma Industry Analysis) untuk mengatasi krisis margin dan tekanan regulasi yang terjadi pada tahun 2025. Solusi yang mereka tawarkan dirumuskan ke dalam “IMPROVISE Strategy”, yaitu sebuah strategi transformasi industri untuk menggeser lini produksi konvensional menuju era bioteknologi berbasis digital guna menjamin keberlanjutan bisnis sekaligus nilai sosial perusahaan.
Proyek ini juga dirancang untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia. Melalui fokus transformasi ke arah produk bioteknologi digital, inovasi ini mendukung SDGs Poin 3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan mendorong ketersediaan sediaan injeksi steril yang berkualitas untuk memperluas akses terapi medis masyarakat. Strategi ini juga berkontribusi pada SDGs Poin 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur karena mendorong modernisasi sektor manufaktur farmasi konvensional lewat integrasi teknologi digital dan bioteknologi. Di sisi lain, proyek ini menjadi wujud nyata dari SDGs Poin 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang dibuktikan melalui kolaborasi strategis antara mahasiswa dari tiga perguruan tinggi besar di Indonesia, praktisi, dan akademisi untuk memecahkan tantangan riil di industri kesehatan.
Penulis : Sekar Ayu Larasati I Editor : Fatul Muin



