Yogyakarta, 29 Juni 2026 — Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional dengan meraih predikat Gold Winner 1 dalam ajang kompetisi bergengsi, Poltekkes Banten Competition 2026. Prestasi ini diraih pada cabang Kompetisi Esai Ilmiah yang diselenggarakan secara daring oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian dan Pengembangan (LitBang) Poltekkes Kemenkes Banten dari tanggal 19 April hingga 10 Mei 2026.
Mengusung tema besar “Unity in Action: Empowering Youth Through Competition”, kompetisi ini menantang para peserta untuk merespons isu-isu nasional melalui empat subtema, yakni Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, dan Teknologi. Proses seleksi berlangsung secara ketat melalui dua tahapan, diawali dengan penilaian naskah esai dari peserta di seluruh Indonesia, dan diakhiri dengan tahap presentasi yang hanya diikuti oleh 10 finalis terbaik.
Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi tiga mahasiswi UGM dari berbagai Fakultas, yaitu Novelia Ardian Kharimah dari Fakultas Farmasi, Salsabilla Dwira Syaikhah dari Fakultas Biologi, dan Tsabita Puan Najla dari Fakultas Kedokteran Gigi. Tim ini mengusung inovasi mutakhir di bidang kesehatan melalui karya esai berjudul “Patch Transdermal Herbal dari Pegagan dan Pala sebagai Terapi Insomnia akibat Putus Obat NAPZA”. Karya ilmiah ini menawarkan solusi terapi alternatif yang aplikatif untuk mengatasi gangguan tidur yang sering dialami oleh pasien dalam masa pemulihan ketergantungan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA).
Pencapaian ini mencerminkan hasil kerja keras, dedikasi, serta semangat keilmuan yang tinggi dari para anggota tim. Karya esai ini dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan terapi kesehatan berbasis herbal lokal Indonesia, yaitu pegagan dan pala. Prestasi gemilang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa/i UGM lainnya untuk terus berkolaborasi, berkarya, dan mengharumkan nama almamater di kancah kompetisi nasional.
Selain itu, pencapaian ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, diantaranya berkontribusi langsung pada pencapaian SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya pada target penguatan pencegahan dan pengobatan penyalahgunaan zat, termasuk penyalahgunaan narkotika, serta pemulihan kesehatan mental pasien (insomnia). Selain itu, pengembangan patch transdermal sebagai terapi alternatif yang memanfaatkan obat-obatan herbal; pegagan dan pala, juga sangat sejalan dengan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur sebagai bentuk hilirisasi riset dan inovasi di bidang teknologi farmasi.
Penulis: Gilang
Penyunting: Fathul


