Bandung, 6 Februari 2026 — Perwakilan tim mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada meraih juara ketiga pada Health Hackathon Competition pada ajang Pharmanova yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi ITB. Pharmanova ITB 2025/2026 merupakan wadah serta ruang bagi generasi muda Indonesia untuk belajar dan mengembangkan ide serta inovasi dari setiap individu.
Pharmanova merupakan acara kompetisi kesehatan nasional tingkat SMA/K sederajat, mahasiswa, dan umum yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi HMF Ars Praeparandi ITB. Kegiatan ini dibentuk untuk menampung inovasi karya anak bangsa demi pengembangan di bidang kesehatan Indonesia. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Pharmanova ITB 2025 2026 menghadirkan enam cabang perlombaan yaitu Health Hackathon, Pharmaceutical Industrial Case Study, Patient Counseling Event, Olimpiade Farmasi, Lomba Poster, dan Lomba Esai.
Pada kompetisi Health Hackathon, terdapat tiga tahapan lomba yaitu babak penyisihan, semifinal, dan final. Pada babak penyisihan, peserta diminta membuat abstrak terkait kasus yang diberikan. Selanjutnya, sepuluh finalis yang lolos ke babak semifinal melakukan short pitch secara daring di hadapan juri. Lima finalis terbaik kemudian melanjutkan ke babak final untuk melakukan long pitch secara luring yang diselenggarakan di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung Kampus Ganesha. Penilaian dilakukan oleh juri yang kompeten di bidangnya untuk menentukan tiga besar pemenang.
Tahap pembuatan abstrak dilaksanakan secara daring pada tanggal 22 November hingga 14 Desember 2025. Babak semifinal dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2026 secara daring melalui platform pertemuan virtual. Babak final dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2026 secara luring di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung Kampus Ganesha.
Dalam kompetisi ini, tim Farmasi Universitas Gadjah Mada yang bernama Bismillah Bandung yang diketuai oleh Alyssa Izzatee Fauzi bersama Iffah Zakiya Yasmin dan Sabina Rizkia Putri berhasil meraih juara ketiga pada kategori Health Hackathon Competition. Juara pertama diraih oleh tim Teilen dari Universitas Padjadjaran dan juara kedua diraih oleh tim Clever dari Institut Teknologi Bandung.
Melalui prestasi ini, diharapkan dapat memunculkan motivasi yang tinggi bagi para mahasiswa untuk berperan secara profesional dalam menghadapi pasien dan memecahkan masalah klinis di dunia nyata. Selain itu, capaian ini juga menunjukkan eksistensi Universitas Gadjah Mada dan Fakultas Farmasi, baik di tingkat nasional maupun internasional melalui prestasi yang diraih oleh mahasiswa.
Sebagai penutup, prestasi ini turut berkontribusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs, khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui solusi kesehatan berbasis inovasi, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kompetensi mahasiswa, serta SDG 9 Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan ide kreatif di bidang kesehatan. Capaian ini menegaskan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendorong inovasi yang berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat.



