Yogyakarta, 20 Agustus 2026 — Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri atas Novelia Ardian Kharimah dari Fakultas Farmasi dan Salsabilla Dwira Syaikhah dari Fakultas Biologi berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Esai Nasional HIPNOTIC #10 (Healing Team Campaign to Stop Narcotic) yang diselenggarakan oleh Health Counselling Team Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKIK UMY) pada 5 Juli 2026.
Mengusung tema “Muda Berkarya, Bersinar Tanpa Narkoba”, kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 120 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Peserta terlebih dahulu mengikuti tahapan seleksi karya tulis ilmiah, lalu melakukan presentasi gagasan yang berfokus pada isu pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba serta kesehatan mental generasi muda.
Dalam kompetisi tersebut, Novelia dan Salsabilla mengusung esai berjudul “GENISOY: Inovasi Nanopartikel Intranasal Genistein Tempe sebagai Modulator Epigenetik untuk Pemulihan Kesehatan Mental dan Pencegahan Relaps pada Adiksi Napza.” Gagasan tersebut mengangkat potensi pemanfaatan genistein yang berasal dari tempe dan dikombinasikan dengan teknologi nanopartikel intranasal sebagai pendekatan pendukung dalam pemulihan kesehatan mental serta pencegahan relaps pada penyintas adiksi NAPZA.
Konsep GENISOY berfokus pada modulasi epigenetik, yaitu perubahan dalam regulasi ekspresi gen tanpa mengubah urutan DNA, khususnya pada sistem dopaminergik yang berkaitan dengan mekanisme reward dan risiko relaps setelah rehabilitasi. Gagasan ini menjadi salah satu bentuk eksplorasi inovasi berbasis sumber daya lokal dalam menjawab tantangan kesehatan mental dan penyalahgunaan NAPZA.
Capaian tersebut juga menunjukkan kolaborasi lintas disiplin antara Fakultas Farmasi dan Fakultas Biologi UGM dalam menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan isu kesehatan masyarakat. Kolaborasi tersebut juga memperlihatkan pentingnya integrasi ilmu kefarmasian dan biologi dalam mengembangkan gagasan inovatif untuk menjawab permasalahan kesehatan yang kompleks.
Prestasi ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being melalui fokus pada kesehatan mental, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, dan pemulihan adiksi; SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengembangan gagasan inovatif berbasis teknologi nanopartikel untuk penghantaran senyawa bioaktif; serta SDG 12: Responsible Consumption and Production melalui eksplorasi potensi tempe sebagai sumber senyawa bioaktif yang berasal dari sumber daya lokal Indonesia.
Prestasi ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa UGM untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan kolaboratif, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan upaya peningkatan kesehatan masyarakat.


