Mahasiswa Fakultas Farmasi UGM Raih Juara I Lomba Esai Nasional Lewat Inovasi Solusi Kesehatan

Yogyakarta, 20 Juli 2026 – Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023, Fauzia Amrina Rosyada (23/517443/FA/13935), kembali mengharumkan nama Fakultas Farmasi UGM dengan meraih dua predikat Juara I pada kompetisi esai tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih dalam Lomba Esai Nasional Pharmacy Funtastic Event (PFE) Vol. 4 dan Lomba Esai Nasional PHARMACOPE 2026 melalui gagasan inovatif yang menjawab tantangan kesehatan masyarakat, mulai dari penanganan resistensi antibiotik hingga penanggulangan misinformasi skincare di era digital.

Keberhasilan ini menunjukkan kapasitas mahasiswa Fakultas Farmasi UGM dalam mengembangkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dua karya yang diusung Fauzia mengedepankan pendekatan evidence-based, inovasi teknologi, serta pemanfaatan keilmuan farmasi untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Pada Lomba Esai Nasional Pharmacy Funtastic Event (PFE) Vol. 4 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan, Fauzia mengangkat inovasi mengenai penanganan resistensi antibiotik pada infeksi tuberkulosis. Gagasan tersebut berfokus pada pengembangan formulasi dan sistem penghantaran obat yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas terapi sekaligus menjadi salah satu alternatif dalam mengatasi tantangan resistensi antibiotik yang terus meningkat.

Melalui analisis yang komprehensif, didukung data ilmiah yang kredibel, serta solusi yang aplikatif, Fauzia berhasil lolos ke babak final dan mempertahankan gagasannya melalui presentasi ilmiah di hadapan dewan juri. Kombinasi kualitas naskah, kemampuan komunikasi ilmiah, serta penguasaan materi mengantarkannya meraih Juara I pada kompetisi tersebut.

Prestasi berikutnya diraih pada Lomba Esai Nasional PHARMACOPE 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa D3 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Mengusung tema mengenai ancaman hoaks kesehatan di era media sosial, Fauzia mengembangkan sebuah website berbasis farmasi yang dirancang untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam penggunaan produk kosmetik sekaligus menangkal penyebaran hoaks.

Website tersebut menyediakan informasi skincare berbasis bukti ilmiah, meliputi kandungan bahan aktif, mekanisme kerja, keamanan penggunaan, efek samping, hingga potensi interaksi antarbahan aktif. Selain itu, platform ini juga dilengkapi dengan fitur edukasi mengenai identifikasi hoaks skincare, pengecekan klaim produk, serta analisis kompatibilitas bahan aktif sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih rasional dalam memilih produk kosmetik.

Pada babak Grand Final, Fauzia berhasil mempresentasikan inovasi tersebut secara sistematis dan menunjukkan bagaimana integrasi teknologi digital dengan prinsip pharmaceutical care dapat memperkuat literasi kesehatan masyarakat. Inovasi ini dinilai memiliki potensi implementasi yang tinggi sehingga kembali mengantarkannya meraih Juara I.

Dua prestasi yang diraih Fauzia mencerminkan komitmen mahasiswa Fakultas Farmasi UGM dalam menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Gagasan mengenai penanganan resistensi antibiotik mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pengendalian penyakit, sementara inovasi website edukasi skincare berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan digital di tengah maraknya penyebaran informasi yang tidak akurat.

Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui inovasi di bidang kesehatan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi kesehatan berbasis bukti ilmiah, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan solusi digital yang mendukung transformasi layanan informasi kesehatan.

Penulis : Rizqi Vazrin Editor : Fathul

Share this post
Type Keyword to Search