Yogyakarta, 22 September 2026 – Tim BEM KMFA UGM yang terdiri atas Annisa Herdiana Putri (23/516263/FA/13911), Diandra Alfia Ilfa (23/517145/FA/13925), dan Yustisia Nur Rafidha Hestomo Putri (23/517456/FA/13936) berhasil meraih Juara 3 (Second Runner-Up) pada Clinical Practice Event 2026: Clinical Skill Event Competition Advanced Level. Kompetisi tingkat regional Asia-Pasifik tersebut diselenggarakan oleh International Pharmaceutical Students’ Federation Asia Pacific Regional Office (IPSF APRO) dengan mengangkat tema “Crucial Support Framework: Eliminating Gynaecological Cancer.”
Clinical Practice Event 2026 merupakan kompetisi tahunan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa farmasi di kawasan Asia-Pasifik untuk mengembangkan dan menguji kemampuan klinis mereka. Kompetisi Clinical Skill Event pada tahun ini berfokus pada isu kanker ginekologi, dengan peserta ditantang untuk menerapkan pengetahuan kefarmasian dalam memahami dan menangani permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan perempuan.
Rangkaian kompetisi terdiri atas dua tahap, yaitu preliminary round dan final round. Babak preliminary diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada 18 Januari 2026. Pada tahap ini, peserta mengerjakan 40 soal pilihan ganda yang berfokus pada topik kanker ginekologi dengan waktu pengerjaan selama 60 menit.
Setelah melalui tahap penyisihan yang diikuti oleh 33 tim, sebanyak lima tim berhasil melaju ke babak final. Babak final kemudian diselenggarakan secara daring pada Minggu, 19 April 2026, dengan mempertemukan lima tim finalis dari berbagai institusi di kawasan Asia-Pasifik.
Tim 05 BEM KMFA UGM yang terdiri atas Annisa Herdiana Putri dari kelas IUP 2023 sebagai ketua tim, Diandra Alfia Ilfa dari kelas IUP 2023, dan Yustisia Nur Rafidha Hestomo Putri dari kelas B 2023 berhasil meraih Second Runner-Up atau Juara 3. Sementara itu, Juara 1 diraih oleh tim MyPSA dari Malaysia, sedangkan First Runner-Up atau Juara 2 diraih oleh tim HMF AP dari Institut Teknologi Bandung.
Kompetisi ini memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai kanker ginekologi sekaligus mengembangkan kemampuan analisis dan pengambilan keputusan dalam konteks pelayanan kefarmasian. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi permasalahan kesehatan yang membutuhkan pemahaman klinis dan pendekatan yang berpusat pada pasien.
Keikutsertaan Tim 05 BEM KMFA UGM dalam Clinical Practice Event 2026 juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus kompetisi pada kanker ginekologi secara langsung mendukung SDG 3, Good Health and Well-being, khususnya melalui peningkatan pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan permasalahan kesehatan. Pengangkatan isu kesehatan perempuan juga berkaitan dengan SDG 5, Gender Equality, karena kesehatan reproduksi dan pencegahan kanker ginekologi merupakan bagian penting dari pemenuhan hak dan kesejahteraan perempuan. Pengembangan kemampuan klinis mahasiswa melalui kompetisi berbasis kasus turut mendukung SDG 4, Quality Education melalui pembelajaran dan pengembangan kompetensi di luar ruang kelas. Selain itu, penyelenggaraan kompetisi yang mempertemukan mahasiswa farmasi dari berbagai negara Asia-Pasifik membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman, sejalan dengan SDG 10, Reduced Inequalities dan SDG 17, Partnerships for the Goals.
Pencapaian Tim 05 BEM KMFA UGM sebagai Juara 3 Clinical Practice Event 2026: Clinical Skill Event Competition Advanced Level menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi klinis dan memperluas pengalaman akademik melalui interaksi dengan mahasiswa farmasi dari berbagai negara. Diharapkan, capaian ini dapat mendorong mahasiswa Farmasi UGM untuk terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan gagasan dalam bidang kefarmasian serta berpartisipasi dalam berbagai ajang akademik di tingkat nasional maupun internasional.



