Mahasiswa PSPA Farmasi UGM Edukasi Kesehatan Tulang melalui Inovasi Gummy Kelor di Bantul

Yogyakarta, 5 September 2026 – Sebanyak 10 mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) UGM, didampingi dosen pembimbing apt. Farida Nur Aziza, S.Farm., MGMP, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gumuk, Bugisan, Bantul. Mengusung tema “Permen Kenyal Tulang Kuat: Aksi Gummy Kelor Menjaga Kesehatan Tulang”, kegiatan yang menggandeng ibu-ibu PKK setempat ini berfokus pada edukasi kesehatan, inovasi pangan herbal, dan pemeriksaan kesehatan berkala.

Dalam sesi pemaparan, mahasiswa menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan tulang serta memperkenalkan inovasi gummy kelor. Olahan kreatif ini memanfaatkan kalsium dan nutrisi tinggi dalam daun kelor sebagai solusi pangan sehat, khususnya bagi anak-anak yang sulit mengonsumsi sayur. Workshop pembuatan gummy pun berlangsung interaktif menggunakan bahan sederhana seperti gelatin, air, gula, dan pewarna makanan. Ibu-ibu PKK tampak bersemangat menyimak hingga ikut mempraktikkan proses pembuatannya secara langsung.

Antusiasme warga terlihat saat gummy kelor hasil olahan dibagikan. Produk ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak yang menikmati rasanya dan bahkan ingin menambah porsi. Perpaduan rasa yang lezat, tidak terlalu manis, serta tetap mempertahankan cita rasa khas daun kelor membuat gummy ini mudah diterima. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan gizi anak juga dapat diperkenalkan melalui olahan pangan yang menarik, lezat, dan menyenangkan.

Tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, apt. Farida Nur Aziza turut memberikan edukasi mengenai pentingnya latihan fisik untuk menjaga kepadatan tulang. Peserta kemudian diajak mempraktikkan teknik latihan beban mandiri menggunakan botol air mineral yang diisi penuh serta gerakan wall sit yang aman dan praktis untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu-ibu PKK, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, serta tes kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Selain pemeriksaan fisik, mahasiswa juga membagikan leaflet edukatif berisi panduan kontrol tekanan darah dan penataan menu harian sehat. Melalui sinergi ini, mahasiswa PSPA Farmasi UGM berharap warga dapat lebih rutin memantau kondisi fisik sekaligus mempraktikkan pembuatan gummy kelor secara mandiri di rumah demi menunjang gizi keluarga.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, dan upaya mendorong pola hidup sehat di masyarakat. Selain itu, pemanfaatan kelor sebagai inovasi pangan untuk mendukung pemenuhan gizi turut mendukung SDG 2 (Zero Hunger), sementara keterlibatan mahasiswa dalam edukasi dan pemberdayaan masyarakat berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education).

Share this post
Berita Terbaru
Type Keyword to Search