Yogyakarta, 15 Juni 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Webinar Open House Program Pascasarjana Fakultas Farmasi UGM secara daring pada Senin (15/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sosialisasi dan promosi program studi pascasarjana dalam rangka menjaring calon mahasiswa baru untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.
Webinar ini diikuti oleh mahasiswa jenjang sarjana dan magister dari berbagai perguruan tinggi, serta perwakilan instansi pemerintah, industri, dan dinas kesehatan yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program studi pascasarjana di Fakultas Farmasi UGM. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan gambaran komprehensif mengenai peluang studi lanjut, kurikulum, proses pembelajaran, hingga mekanisme pendaftaran dan seleksi masuk di Program Pascasarjana Fakultas FarmasiUGM.

Fakultas Farmasi UGM saat ini menyelenggarakan empat program pascasarjana, yaitu Program Studi Magister Ilmu Farmasi (MIF), Program Studi Magister Farmasi Klinik (MFK), Program Studi Magister Manajemen Farmasi (MMF), dan Program Studi Doktor Ilmu Farmasi (DIF). Keempat program tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan, maupun industri farmasi.
Kegiatan webinar ini menghadirkan para pengelola program studi sebagai narasumber, yaitu Prof. Dr. apt. Akhmad Kharis Nugroho, M.Si. selaku Ketua Program Studi Doktor Ilmu Farmasi, Dr. Sylvia Utami Tunjung Pratiwi, M.Si. selaku Sekretaris Program Studi Doktor Ilmu Farmasi, Prof. Dr. apt. Zullies Ikawati selaku Ketua Program Studi Magister Farmasi Klinik, Prof. Dr. apt. Dwi Endarti, M.Sc. selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen Farmasi, serta apt. Muhammad Novrizal Abdi Sahid, S.Farm., M.Eng., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Farmasi. Para narasumber memaparkan keunggulan masing-masing program studi, bidang peminatan, peluang riset, sistem perkuliahan, hingga prospek karier bagi lulusan.
Selain sesi pemaparan program studi, peserta juga memperoleh informasi mengenai sistem perkuliahan, fasilitas pembelajaran dan penelitian, peluang kolaborasi internasional, serta berbagai bentuk dukungan akademik yang tersedia bagi mahasiswa pascasarjana. Sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam menggali informasi terkait studi lanjut di Fakultas Farmasi UGM.
Melalui kegiatan Open House ini, Fakultas Farmasi UGM berharap dapat memberikan informasi yang lebih luas kepada calon mahasiswa sekaligus menarik bibit-bibit unggul untuk bergabung dan melanjutkan studi pada jenjang magister maupun doktor. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan peran Fakultas Farmasi UGM dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing global di bidang kefarmasian.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan akses pendidikan tinggi berkualitas, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang siap berkontribusi di dunia profesional, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring dengan perguruan tinggi, industri, dan institusi kesehatan dalam mendukung pengembangan pendidikan dan riset kefarmasian.


