Yogyakarta, 21 September 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar acara diskusi dan penyampaian aspirasi mahasiswa yang bertajuk “Ngobrol Bareng Dekanat (NGOBAT) x Ruang Aspirasi 2026” bersama jajaran pimpinan Fakultas Farmasi UGM pada Senin (21/9) di Auditorium Lantai 8 Gedung APSLC, Fakultas Farmasi UGM. Acara ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap semester sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik, saran, serta aspirasi terhadap sistem belajar mengajar, kebijakan fakultas, hingga kegiatan non-akademik di lingkungan kampus.
Kegiatan diskusi terbuka ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan, diantaranya Prof. Dr. apt. Satibi, M.Si., selaku Dekan Fakultas Farmasi UGM; Prof. Dr. rer. nat. apt. Endang Lukitaningsih, M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia; serta Prof. Dr. rer. nat. apt. Nanang Fakhrudin, M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni. Turut hadir Dr. apt. Niken Nur Widyakusuma, M.Sc., selaku Sekretaris Program Studi Sarjana Farmasi, bersama jajaran pengelola kantor akademik yakni Andrian Dion Priadi, S.Kom. selaku Kepala Kantor Akademik, Gatot Sadewo, S.T., M.Sc. selaku Koordinator Bidang Administrasi, Keuangan, dan Umum, serta Ningsririsdiyanti, S.E. selaku Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

Selama sesi diskusi berlangsung, para mahasiswa secara interaktif menyampaikan berbagai pertanyaan dan gagasan konstruktif terkait pemeliharaan fasilitas kampus, optimalisasi kurikulum, serta transparansi pelayanan akademik. Jajaran dekanat dan pengelola menyambut baik seluruh aspirasi tersebut dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya sebagai bahan evaluasi berkelanjutan demi menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inklusif, responsif, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika.
Keberlangsungan agenda dialog terbuka ini merupakan wujud nyata komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam merealisasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Ketersediaan ruang aspirasi yang menjembatani mahasiswa dan pimpinan fakultas ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui perwujudan tata kelola institusi yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Selain itu, masukan dari mahasiswa terkait sistem pendidikan menjadi landasan penting untuk terus mengakselerasi SDG 4 tentang Pendidikan Bermutu guna memastikan kualitas pendidikan kefarmasian di UGM senantiasa relevan dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.
Penulis: Sekar | Editor: Fathul | Foto: Gilang


