Mahasiswa PSPA Farmasi UGM Terpilih sebagai Grant Awardee ISPE Europe Annual Conference 2026 sebagai Perwakilan dari Indonesia

Yogyakarta, Juni 2026 — Mahasiswa Program Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Luhur Dian Wajar Sari, berhasil meraih prestasi di tingkat internasional dengan terpilih sebagai grant awardee untuk menghadiri ISPE Europe Annual Conference 2026 yang diselenggarakan di Copenhagen, Denmark, pada 18–22 April 2026. Dalam program tersebut, Dian menjadi salah satu student representatives yang mewakili Indonesia bersama peserta terpilih dari 21 negara lainnya.

ISPE Europe Annual Conference merupakan konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh International Society for Pharmaceutical Engineering (ISPE), organisasi profesi internasional yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik dalam bidang industri farmasi. Konferensi ini mempertemukan para profesional, akademisi, regulator, serta pemimpin industri dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan terkini terkait inovasi manufaktur farmasi, sistem mutu, transformasi digital, dan masa depan industri kesehatan global.

Sebelum mengikuti konferensi, Dian juga berpartisipasi dalam ISPE Europe Emerging Leaders Hackathon 2026 yang berlangsung selama dua hari. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dan profesional muda dari berbagai negara untuk bekerja sama dalam tim multidisiplin guna merancang solusi inovatif terhadap tantangan yang dihadapi industri farmasi. Melalui proses seleksi dan penilaian yang kompetitif, Dian berhasil melaju hingga babak final dan terpilih sebagai salah satu finalis Emerging Leaders Hackathon 2026.

Setelah menyelesaikan rangkaian hackathon, Dian melanjutkan partisipasinya dalam ISPE Europe Annual Conference 2026 sebagai ISPE Student Representative. Selama tiga hari konferensi, peserta memperoleh kesempatan untuk mengikuti berbagai sesi ilmiah, diskusi panel, pameran industri, serta kegiatan networking bersama para ahli dan pemangku kepentingan di bidang farmasi dari berbagai negara. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat memperluas wawasan mengenai perkembangan industri farmasi global sekaligus membangun jejaring profesional internasional.

Partisipasi dan pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Farmasi UGM mampu bersaing dan berkontribusi dalam forum internasional. Selain memperkaya pengalaman akademik dan profesional, keterlibatan dalam konferensi dan kompetisi global ini juga memberikan kesempatan untuk membawa pulang pengetahuan, perspektif, serta pengalaman yang dapat mendukung pengembangan sektor farmasi dan kesehatan di Indonesia.

Prestasi ini sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi dan eksposur global mahasiswa, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan budaya inovasi dan pengembangan industri farmasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pembangunan jejaring dan kolaborasi internasional yang berkelanjutan.

Kontributor: Dian | Editor: Fathul | Foto: Dian

Share this post
Type Keyword to Search