Raih Juara 1 NaCF UNY 2026, Mahasiswa Farmasi UGM Inovasikan Kosmetik Ramah Lingkungan Berbahan Limbah Sisik Ikan Mas

Yogyakarta, 25 Mei 2026 — Tim mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat Perguruan Tinggi pada ajang National Chemistry Fair (NaCF) UNY 2026. Kompetisi tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta ini mengusung tema “Chemistry for Sustainable Beauty: Inovasi Ramah Lingkungan dalam Formulasi Kosmetik yang Aman dan Modern”.  

Tim Fakultas Farmasi UGM yang dinamai Tim CYROLLA ini diketuai oleh Vania Christella Wibowo Putri, dengan beranggotakan Agatha Sherly Ivana Dewi dan Yemima Angelina Raharjo, serta di bawah bimbingan Dr. apt. Adhyatmika, M.Biotech. Mereka menghadirkan solusi atas permasalahan lingkungan melalui karya ilmiah bertajuk “CYROLLA”, sebuah inovasi produk pelembap (moisturizer) yang memanfaatkan limbah sisik ikan mas (Cyprinus carpio Linnaeus).  

Inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap fakta bahwa bagian yang dapat dikonsumsi dari ikan mas hanya sekitar 40–50%, sementara sisanya menumpuk sebagai limbah yang berpotensi mencemari perairan. Melalui konsep ekonomi sirkular (circular bioeconomy), Tim CYROLLA mengekstraksi hydrolyzed collagen (HC) dari sisik ikan tersebut menggunakan metode freeze-dry untuk menghasilkan karakteristik kolagen yang lebih stabil dan berrendemen tinggi. Formula pelembap ini kian disempurnakan dengan integrasi teknologi nanopartikel berupa solid lipid nanoparticle heptapeptide (SLN-H7) guna memaksimalkan efektivitas zat aktif sebagai agen anti-penuaan kulit (anti-aging).  

Keberhasilan ini membuktikan komitmen kuat mahasiswa S1 Farmasi UGM dalam mempelopori tren sustainable beauty di Indonesia. Melalui validasi metode dan optimasi formula CYROLLA, inovasi ini diharapkan mampu menjadi langkah awal penyediaan bahan baku kosmetik lokal yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.  

Selain itu, proyek ilmiah ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Di antaranya adalah SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penyediaan produk aman yang terjangkau, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dalam mendorong kemandirian bahan baku kosmetik nasional, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui aplikasi green chemistry, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 14 (Ekosistem Laut) dengan mereduksi pencemaran organik di wilayah perairan Indonesia.  

Penulis : Yasiffa Ariel I Editor : Fathul Muin

Share this post
Type Keyword to Search