Traditional Medicine Journal Farmasi UGM Raih Peringkat Q3 Scopus

Yogyakarta, 21 April 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan prestasi internasional melalui jurnal ilmiahnya, Majalah Obat Tradisional (MOT) atau Traditional Medicine Journal. Berdasarkan data terbaru Scimago Journal Rank (SJR) 2025, jurnal ini secara resmi berhasil menempati kategori Quartile 3 (Q3) dengan skor SJR 0.22. Pencapaian ini menegaskan posisi MOT sebagai wadah publikasi ilmiah yang kredibel dalam bidang pengobatan tradisional dan alternatif di tingkat global.

Prestasi ini merupakan bukti nyata komitmen Farmasi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG nomor 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Dengan mempublikasikan riset-riset berkualitas mengenai obat bahan alam, MOT berperan penting dalam menyediakan basis data ilmiah untuk pengembangan pengobatan alternatif yang aman, efektif, dan terjangkau bagi masyarakat luas. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada obat-obatan kimia sintetis dan memperkuat sistem kesehatan berbasis kearifan lokal.

Selain itu, penguatan status jurnal ke level Q3 juga berkontribusi pada SDG nomor 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG nomor 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Sebagai platform akademik, MOT mendorong inovasi berkelanjutan dalam pemanfaatan biodiversitas Indonesia menjadi produk farmasi yang bernilai tinggi. Kedepan, Fakultas Farmasi UGM terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tata kelola jurnal dan memperluas jangkauan kolaborasi riset internasional guna mencapai peringkat yang lebih tinggi serta dampak nyata bagi dunia kesehatan global.

Share this post
Type Keyword to Search