Yogyakarta, 26 Maret 2026 — Mengakhiri bulan suci Ramadan dengan semangat spiritualitas yang baru, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Syawalan Keluarga Besar 1447 H pada Kamis, 26 Maret 2026. Bertempat di Auditorium Lantai 8 Gedung APSLC, acara ini mengusung tema “Meraih Derajat Muttaqin: Melangitkan Maaf, Membumikan Integritas, Menyempurnakan Hakikat Diri” sebagai landasan refleksi bagi seluruh sivitas akademika.
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran dosen, tenaga kependidikan, purna tugas, hingga perwakilan mahasiswa ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. apt. Satibi, M.Si. Dalam sambutannya, beliau selaku pimpinan fakultas menekankan bahwa momentum Idulfitri bukan sekadar tradisi saling memaafkan, melainkan sarana untuk memperkuat ukhuwah serta komitmen moral dalam menjalankan tanggung jawab profesional dengan penuh integritas.
Puncak acara diisi dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Ust. apt. Cahyadi Takariawan, S.Si.. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjadikan nilai-nilai ketakwaan sebagai penggerak dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Suasana kebersamaan semakin terasa saat prosesi Ikrar Syawalan yang dipimpin oleh Prof. Dr. Apt. Akhmad Kharis Nugroho, M.Si., diikuti oleh sesi ramah tamah dan makan bersama.
Penyelenggaraan Syawalan ini juga mencerminkan komitmen fakultas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Kegiatan ini secara langsung mendukung SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan budaya kerja yang transparan dan berintegritas, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan membangun sinergi yang solid antarsivitas akademika demi memajukan institusi pendidikan dan layanan kesehatan di masa depan.


