Refleksi Perjalanan dan Harapan Masa Depan, Agung Giri Samudra Sampaikan Pesan Inspiratif

Yogyakarta, 27 April 2026 — Momentum wisuda pascasarjana Periode III Tahun Akademik 2025/2026 di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada tahun ini diwarnai dengan pidato reflektif dan inspiratif dari perwakilan wisudawan program doktor, Agung Giri Samudra. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kelulusan bukan sekadar titik akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh ketidakpastian sekaligus peluang.

Agung Giri Samudra membuka sambutannya dengan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mewakili wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mencapai titik kelulusan tidak selalu dilalui dengan jalan yang mudah. Ia mengakui bahwa banyak mahasiswa yang pernah mengalami keraguan, merasa tertinggal, bahkan hampir menyerah. Namun, menurutnya, kekuatan utama yang membawa mereka sampai di titik ini adalah kemampuan untuk terus melangkah meskipun diliputi ketidakpastian.

Ia juga mengajak para lulusan untuk memaknai wisuda secara lebih dalam, bukan sebagai garis akhir, melainkan sebagai titik awal untuk berjalan ke depan. Dalam dunia pascakampus yang kompleks dan dinamis, lulusan dituntut untuk tidak hanya mengandalkan pengetahuan, tetapi juga cara berpikir yang kritis, jujur, dan tidak dinamika persoalan yang kompleks.

Dalam pidatonya, Agung Giri Samudra menekankan bahwa lulusan Universitas Gadjah Mada membawa lebih dari sekadar gelar akademik. Mereka membawa nilai-nilai integritas, kejujuran, serta kemampuan berpikir jernih yang menjadi fondasi penting dalam menghadapi dunia yang penuh informasi dan tantangan.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas segala kekhilafan selama masa studi, serta menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi civitas akademika dalam membimbing dan membentuk karakter mahasiswa. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan tanpa henti, bahkan di saat para mahasiswa masih meragukan diri mereka sendiri.

Lebih lanjut, para wisudawan menyampaikan harapan agar Fakultas Farmasi dan Universitas Gadjah Mada terus menjadi pusat keunggulan pendidikan dan penelitian, serta berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan bangsa dan kemanusiaan. Mereka juga berharap nilai-nilai yang telah ditanamkan selama masa studi dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sejalan dengan semangat tersebut, capaian para lulusan juga mencerminkan kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kapasitas akademik dan intelektual, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peran keilmuan farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui dorongan terhadap riset dan inovasi di bidang kefarmasian yang relevan dengan kebutuhan bangsa.

Menutup sambutannya, Agung Giri Samudra menegaskan bahwa wisuda bukan hanya tentang selesai, tetapi tentang kesiapan untuk melangkah ke dunia yang tidak pernah benar-benar selesai. Ia juga mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, berkembang, serta menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

Penulis: Kiki | Editor: Fathul | Foto: Gilang

Share this post
Type Keyword to Search