Prof. Dr. apt. Rumiyati, M.Si. Dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Rekayasa Farmasi Makromolekul Makanan Fakultas Farmasi UGM

Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) mengukuhkan Prof. Dr. apt. Rumiyati, M.Si. sebagai Guru Besar dalam Bidang Rekayasa Farmasi Makromolekul Makanan pada Fakultas Farmasi UGM dalam upacara pengukuhan yang diselenggarakan pada Selasa (7/7) di Balai Senat UGM. Pidato pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik Prof. Rumiyati.

Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Pemanfaatan Makromolekul dan Senyawa Bioaktif dari Sumber Hayati untuk Pengembangan Produk Farmasi dan Nutrasetikal”, Prof. Rumiyati memaparkan besarnya potensi makromolekul dan senyawa bioaktif yang berasal dari sumber hayati sebagai bahan baku inovatif untuk pengembangan produk farmasi dan nutrasetikal. Menurutnya, kekayaan biodiversitas Indonesia merupakan modal strategis yang perlu terus dikembangkan melalui riset yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung kemandirian industri farmasi nasional.

Dalam paparannya, Prof. Rumiyati menjelaskan bahwa berbagai makromolekul alami, seperti protein dan polisakarida, serta senyawa bioaktif dari tumbuhan maupun sumber hayati lainnya memiliki karakteristik yang menjanjikan untuk diaplikasikan sebagai bahan aktif maupun sistem penghantaran obat. Melalui pendekatan rekayasa farmasi, berbagai senyawa tersebut dapat dimodifikasi untuk meningkatkan stabilitas, bioavailabilitas, serta efektivitasnya sehingga mampu menghasilkan produk farmasi dan nutrasetikal yang lebih berkualitas.

Pengukuhan Prof. Rumiyati sebagai Guru Besar menambah deretan Dosen Fakultas Farmasi UGM yang memiliki kepakaran di bidang strategis dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu kefarmasian. Kehadiran beliau diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperluas kolaborasi nasional maupun internasional dalam pengembangan produk kesehatan berbasis sumber daya hayati.

Pengukuhan ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pengembangan produk farmasi dan nutrasetikal yang mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi berbasis sumber daya hayati, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan untuk menghasilkan produk kesehatan yang bernilai tambah.

Penulis: Tiara | Editor: Fathul | Foto: Gilang

Share this post
Type Keyword to Search