Yogyakarta, 8 Oktober 2026 – Gresmawarrenes Jamuss, mahasiswi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), mengembangkan CalChick, prototipe kapsul suplemen kalsium berbasis tulang ayam melalui proyek Inovasi Muda Scholarship. Pengembangan dilakukan pada Februari–Juni 2026 di Laboratorium Teknologi Farmasi, Fakultas Farmasi UGM, sebagai upaya mengoptimalkan potensi limbah tulang ayam menjadi bahan bernilai tambah untuk pengembangan produk kesehatan.
Keunikan CalChick terletak pada pemanfaatan tulang ayam secara terintegrasi dalam satu sediaan kapsul. Komponen kolagen tulang dimanfaatkan sebagai sumber gelatin untuk membentuk cangkang kapsul keras, sedangkan fraksi mineralnya diolah menjadi kalsium hidroksiapatit sebagai kandidat sumber kalsium pada isi kapsul. Dengan konsep tersebut, dua komponen utama CalChick, yaitu cangkang dan bahan kalsiumnya, berasal dari sumber bahan yang sama, sehingga menghadirkan pendekatan yang selaras dengan prinsip ekonomi sirkular.
Proses pengembangan meliputi pengolahan dan ekstraksi gelatin, formulasi cangkang kapsul keras, pengolahan kalsium hidroksiapatit, serta karakterisasi bahan dan sediaan. Tahapan ini dilakukan untuk membangun dasar ilmiah CalChick sebagai prototipe sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut terhadap bahan baku farmasi berbasis sumber lokal dan pemanfaatan limbah.
Setelah tahap pengembangan laboratorium, prototipe CalChick terlebih dahulu dikirimkan kepada tim Inovasi Muda di Bandung untuk dibawa dan diperkenalkan dalam Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 pada 26–27 Agustus 2026 di SMESCO Convention Hall, Jakarta. Forum ini menjadi ruang temu lintas sektor yang menghubungkan pemerintah, industri, akademisi, masyarakat sipil, serta generasi muda untuk bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Dalam rangkaian forum tersebut, CalChick turut diperkenalkan kepada Prof. Stella Christie, Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kehadiran CalChick di forum nasional menjadi kesempatan untuk membawa hasil pengembangan dari laboratorium ke ruang diseminasi yang lebih luas. Melalui CalChick, pemanfaatan tulang ayam tidak hanya diarahkan pada pengurangan limbah, tetapi dikembangkan menjadi satu konsep kapsul kalsium terintegrasi yang menggabungkan inovasi farmasi, pemanfaatan sumber daya, dan keberlanjutan.

Pengembangan CalChick sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui eksplorasi inovasi bahan baku untuk pengembangan produk kesehatan, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan prototipe berbasis riset dan inovasi farmasi. Pemanfaatan tulang ayam sebagai bahan baku cangkang dan sumber mineral juga mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dengan mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal dan penerapan prinsip ekonomi sirkular.
Penulis: Gresmawarrenes Jamuss | Editor: HumasFA


