Lepas 86 Lulusan Pascasarjana, Fakultas Farmasi UGM Catat IPK Rata-Rata hingga 3,97

Yogyakarta, 28 Oktober 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melepas 86 lulusan Program Pascasarjana pada periode I Tahun Akademik 2026/2027. Prosesi wisuda telah dilaksanakan pada Rabu (28/10) bertempat di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM. Wisudawan Fakultas Farmasi yang terdiri atas 29 lulusan Program Doktor Ilmu Farmasi, 12 lulusan Magister Farmasi Klinik, 18 lulusan Magister Manajemen Farmasi, dan 27 lulusan Magister Ilmu Farmasi turut mengikuti prosesi wisuda tersebut dengan khidmat. Para lulusan tersebut menyelesaikan pendidikan dengan capaian akademik yang membanggakan, mencerminkan komitmen dalam menempuh pendidikan tinggi serta mengembangkan kompetensi di bidang kefarmasian.

Capaian akademik para lulusan terlihat dari rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) pada keempat program studi yang berada pada kisaran 3,95 hingga 3,97. Hasil ini menjadi gambaran dari proses pendidikan yang dijalani dengan kerja keras, ketekunan, dan kedisiplinan. Di balik pencapaian tersebut, terdapat pula dukungan keluarga dan orang-orang terdekat yang turut berperan dalam perjalanan akademik para lulusan.

Pada periode ini, empat lulusan berhasil meraih predikat lulusan terbaik dari masing-masing program studi dengan IPK sempurna, yakni 4,00. Mereka adalah Nuning Rahmawati dari Program Doktor Ilmu Farmasi (DIF), Gustia Alinda Lintarsari dari Program Magister Farmasi Klinik (MFK), Afif Rakha Murtadha dari Program Magister Manajemen Farmasi (MMF), serta Bakti Wahyu Saputra dari Program Magister Ilmu Farmasi (MIF). Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi akademik yang ditunjukkan selama menempuh pendidikan.

Pelepasan lulusan pascasarjana ini tidak hanya menandai keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan keahlian yang telah diperoleh. Dalam sambutannya, dalam acara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Pascasarjana, Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. apt. Abdul Rohman, M.Si. menyampaikan apresiasinya kepada para wisudawan. ”Gelar magister dan doktor yang Saudara sandang bukan hanya merupakan pengakuan atas kompetensi akademik, tetapi juga amanah untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan bekal kompetensi di bidang kefarmasian, para lulusan diharapkan dapat berkontribusi melalui penelitian, pelayanan, pengelolaan, maupun pengembangan ilmu dan inovasi farmasi sesuai dengan bidang masing-masing. Kehadiran lulusan pascasarjana yang unggul diharapkan turut mendukung kemajuan ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Capaian ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4, Pendidikan Berkualitas melalui keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang mendorong keunggulan akademik dan pengembangan kompetensi. Selain itu, kontribusi para lulusan dalam bidang kefarmasian diharapkan mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan ilmu pengetahuan, penelitian, dan praktik kefarmasian yang berorientasi pada peningkatan kesehatan masyarakat.

Share this post
Type Keyword to Search