Fakultas Farmasi UGM Terima Kunjungan Benchmarking dari Universitas Negeri Jember

Yogyakarta, 5 Februari 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Jember (UNEJ) pada Kamis (5/2) pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan penguatan jejaring antar institusi pendidikan tinggi farmasi di Indonesia.

Rombongan Universitas Jember disambut secara resmi oleh Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. apt. Satibi, M.Si. beserta jajaran Wakil Dekan dan Kepala Program Studi di Farmasi UGM. Dalam sambutannya, Prof. Satibi menyampaikan selamat datang atas kunjungan dari Fakultas Farmasi UNEJ serta menyambut baik inisiatif kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar perguruan tinggi. Menurutnya, benchmarking semacam ini memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengelolaan institusi secara berkelanjutan.

Sesi diskusi berlangsung secara interaktif di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung APSLC Lantai 7, Fakultas Farmasi UGM, dengan pembahasan yang mencakup praktik terbaik pengelolaan program studi, laboratorium, dan peluang penguatan kerja sama riset. Kegiatan benchmarking kemudian ditutup dengan tur laboratorium, di mana delegasi Universitas Jember berkesempatan meninjau secara langsung fasilitas, instrumen penelitian, serta alur kerja riset yang diterapkan di Laboratorium APS.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan komprehensif mengenai Laboratorium Advanced Pharmaceutical Sciences (APS) yang disampaikan oleh Prof. Dr. apt. Arief Nurrochmad, M.Si., M.Sc., selaku Kepala Laboratorium APS. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Arief menjelaskan pengelolaan laboratorium, dukungan infrastruktur, arah dan fokus riset, serta proses pengembangan Laboratorium APS hingga berperan sebagai salah satu pusat riset farmasi unggulan.

Kegiatan benchmarking ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas melalui penguatan tata kelola dan mutu pendidikan tinggi farmasi, SDGs 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur melalui pengembangan Laboratorium APS sebagai pusat riset dan inovasi farmasi, serta SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antar perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan kesehatan secara berkelanjutan.

Share this post
Type Keyword to Search