Fakultas Farmasi UGM Gelar Audiensi dan Matchmaking Dunia Usaha-Peneliti untuk Dorong Kolaborasi dan Hilirisasi Riset

Yogyakarta, 15 Oktober 2026 — Fakultas Farmasi UGM menyelenggarakan Audiensi dan Matchmaking Dunia Usaha-Peneliti dengan tema Obat Tradisional, Kosmetik, dan Suplemen pada Kamis (15/10) di Auditorium Lantai 8 Gedung APSLC, Fakultas Farmasi UGM. Kegiatan ini menjadi wadah pertemuan antara dunia usaha dan peneliti untuk membuka peluang kolaborasi penelitian sekaligus mendorong hilirisasi hasil penelitian di bidang obat tradisional, kosmetik, dan suplemen.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr.rer.nat. apt. Endang Lukitaningsih, M.Si. “Kami berharap acara ini menjadi jembatan kepada para peneliti, regulator, serta mitra industri agar kedepannya dapat menciptakan produk-produk kefarmasian tradisional yang inovatif dan berkelanjutan,” sambut Prof. Endang.

Sambutan turut disampaikan oleh Teguh Adi Nugraha, S.P., M.A., dari GP Jamu Indonesia Bidang Ekonomi Kreatif dan Hak Cipta. Kedua sambutan tersebut menjadi pengantar bagi pelaksanaan audiensi dan matchmaking antara dunia usaha dan peneliti dalam menjajaki peluang kolaborasi serta hilirisasi hasil penelitian di bidang obat tradisional, kosmetik, dan suplemen. “Kedepannya kami berharap penelitian obat tradisional dapat melibatkan mitra industri, serta hasil penelitian tersebut dapat diwujudkan menjadi produk kefarmasian bagi masyarakat luas,” ucap Teguh dalam sambutannya

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi coffee break sebelum memasuki sesi audiensi dan matchmaking. Sesi utama dipandu oleh apt. Eka Noviana, Ph.D. selaku moderator. Dalam sesi tersebut, peserta dari PT. Nose Herbal Indo, PT. Naturindo, HIASKOS PD IAI DIY, mitra industri di Yogyakarta, serta dosen dan peneliti di Fakultas Farmasi UGM berkesempatan untuk berdiskusi serta mengeksplorasi potensi kerja sama yang dapat dijalin terkait dengan pengembangan jamu dan obat tradisional. Pertemuan ini juga menjadi langkah untuk memperkuat sinergi antara hasil riset dan kebutuhan industri sehingga dapat mendukung proses hilirisasi penelitian Fakultas Farmasi UGM.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being melalui pengembangan obat tradisional, kosmetik, dan suplemen yang berpotensi mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat; SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan inovasi dan hilirisasi hasil penelitian; serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kolaborasi antara peneliti dan dunia usaha dalam mengembangkan hasil riset menjadi inovasi yang bermanfaat.

Penulis: Rizqi Vazrin | Dokumentasi: Gilang

Share this post
Type Keyword to Search