Yogyakarta, 08 Juli 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mempertegas komitmennya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mendonasikan pasokan air bersih bagi warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan distribusi air bersih yang dilaksanakan sejak tanggal 2 hingga 8 Juli 2026 ini merupakan agenda lanjutan dari rangkaian program pengabdian serupa yang telah diinisiasi sejak tahun 2018.

Proses penyerahan dan distribusi bantuan kemanusiaan di lapangan dikawal dan diwakili secara langsung oleh Staf Kependidikan Fakultas Farmasi UGM. Kehadiran representasi fakultas secara langsung ini bertujuan untuk memonitor agar seluruh proses penyaluran air berjalan dengan lancar, terdistribusi secara merata, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang paling terdampak krisis air.
Guna mengoptimalkan jangkauan bantuan, lokasi penyaluran air bersih pada kegiatan kali ini difokuskan pada sepuluh titik strategis yang tersebar di lima dusun, meliputi Dusun Widoro, Dusun Gubar, Dusun Klampok, Dusun Sumur, dan Dusun Geger Seloharjo. Program pengadaan air bersih ini terealisasi berkat penggalangan dana donasi yang terkumpul dengan total capaian sebesar Rp12.050.648.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan aksi nyata dari tridarma perguruan tinggi sekaligus wujud kontribusi aktif Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, terutama pada pemenuhan SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi yang Layak. Melalui upaya nyata dalam memberikan kemudahan akses air bersih, Fakultas Farmasi UGM berharap dapat meringankan beban warga Kecamatan Purwosari dalam memenuhi kebutuhan dasar harian, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Penulis: Gilang | Editor: Fathul | Foto: Gilang


