Inovasi Deteksi Cepat Zat Berbahaya Kosmetik, Tim Mahasiswa Farmasi UGM Raih Juara 1 Pharmacious 2025

Yogyakarta, 1 Januari 2026 – Tim mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim PHYTASE sukses meraih Juara 1 dalam ajang kompetisi ilmiah kefarmasian tingkat nasional Pharmacious 2025. Prestasi ini diraih melalui inovasi kreatif dalam mendeteksi ancaman kesehatan tersembunyi pada produk perawatan diri yang digagas oleh mahasiswa.

Tim PHYTASE yang terdiri dari Nabilla Saver M.Ch, Gresmawareness Jamuss, dan Muhammad Afif Ananta, mengusung karya berjudul “Paper-Based Colorimetric Kit sebagai Metode Deteksi Cepat Diethyl Ftalat dalam Produk Personal Care”. Inovasi ini hadir sebagai solusi atas tema besar kompetisi tahun ini, yakni “Menelusuri Zat Berbahaya dalam Kosmetik: Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan Kulit dan Tubuh”.

Karya tersebut dinilai unggul oleh dewan juri karena menawarkan metode deteksi yang tidak hanya baru secara ide, tetapi juga sangat aplikatif untuk masyarakat luas. Dengan menggunakan perangkat berbasis kertas (paper-based), pendeteksian zat kimia berbahaya seperti Diethyl Phthalate dapat dilakukan secara cepat dan mudah tanpa memerlukan peralatan laboratorium yang kompleks. Hal ini menjadi terobosan penting dalam meningkatkan perlindungan konsumen terhadap produk kosmetik ilegal atau berbahaya.

Keberhasilan Tim PHYTASE melalui tahapan seleksi daring hingga babak final luring di Fakultas Farmasi UGM ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Prestasi ini diharapkan dapat mendorong munculnya riset-riset kefarmasian baru yang berorientasi pada keamanan produk dan kesehatan masyarakat di masa depan.

Share this post
Type Keyword to Search