Mahasiswa Universitas Gadjah Mada Raih Grand Award pada Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2025

Yogyakarta, 1 Januari 2026 — Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada. Fahmi Ihsanuddin Jauhari, mahasiswa Program Profesi Apoteker Fakultas Farmasi UGM, berhasil meraih Grand Award dalam Cluster Life and Natural Sciences pada ajang Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kompetisi nasional bergengsi ini mempertemukan ratusan peneliti muda dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia. Para peserta merepresentasikan inovasi riset di bidang life and natural sciences, technology and engineering, earth and marine sciences, dan social sciences.

Yang menarik, meskipun masih berstatus sebagai lulusan baru sarjana farmasi, Fahmi berhasil bersaing dengan peserta lain yang sebagian besar merupakan mahasiswa program magister (S2) dan doktoral (S3). Namun, hal ini tidak menyurutkan langkah Fahmi untuk membuktikan kualitas riset yang ia jalankan.

Dari sekian banyak karya, penelitian Fahmi terpilih sebagai yang terbaik dalam kategori Life and Natural Sciences dengan topik utama di bidang farmasi kelautan, mikrobiologi, dan bioteknologi terapan. Dengan penelitian tersebut, ia berhasil membawa pulang trofi, sertifikat, serta penghargaan Grand Award dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang disponsori oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“IRIFair bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi. Saya bersyukur bisa belajar, berbagi, dan bertemu dengan peneliti muda lain dari berbagai bidang. Semoga capaian ini bisa memberi kontribusi nyata, khususnya dalam menjawab tantangan kesehatan dan keberlanjutan,” ungkapnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan para pembimbing, apt. Setyowati Triastuti Utami, Ph.D. (UGM), Gusnaniar, M.Biotech., Ph.D. (BRIN), serta Dr. Erwin Lamping (University of Otago, New Zealand). Dukungan kolaborator seperti Akhirta Atikana, M.Sc. (BRIN), Dr. Cintya Nurul Apsari (UGM), dan seluruh tim juga menjadi bagian penting dalam kesuksesan riset kali ini. Selain itu, Fahmi juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. apt. Purwanto, selaku kepala program studi Sarjana Farmasi UGM, yang telah memberikan dukungan penuh dalam perjalanan akademiknya.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas institusi dan semangat generasi muda Indonesia mampu menghasilkan karya yang diakui di tingkat nasional. Ke depannya, Fahmi berharap riset ini dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Sebagai penutup, capaian ini turut berkontribusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui inovasi di bidang kesehatan, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan riset berbasis teknologi, serta SDG 14 (Ekosistem Lautan) melalui eksplorasi potensi sumber daya kelautan. Prestasi ini sekaligus menegaskan peran strategis Fakultas Farmasi UGM dalam mendorong riset inovatif yang berdampak bagi keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Share this post
Type Keyword to Search