Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari SMA Islam Sabilurrosyad Malang pada Selasa (10/2) pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium lantai 8 Gedung APSLC Fakultas Farmasi UGM dan menjadi bagian dari upaya pengenalan lingkungan perguruan tinggi, informasi seleksi masuk Program Sarjana, serta informasi seputar bidang ilmu kefarmasian kepada siswa/i sekolah menengah atas.
Rombongan SMA Islam Sabilurrosyad disambut secara resmi oleh Kepala Kantor Administrasi Fakultas Farmasi UGM, Andrian Dion Priadi, S.Kom. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran awal kepada para siswa mengenai dunia akademik di perguruan tinggi, khususnya di Fakultas Farmasi UGM.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai jalur masuk Universitas Gadjah Mada dan keunggulan pendidikan di Fakultas Farmasi UGM yang disampaikan oleh dosen Fakultas Farmasi, Fathul Muin, M.Pharm., Apt. Pada sesi ini, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai skema seleksi masuk UGM, karakter pembelajaran di Fakultas Farmasi, serta peluang pengembangan akademik dan profesional yang dapat ditempuh oleh lulusan farmasi.
Antusiasme peserta terlihat pada sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Ketua Tim Kerja Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Farmasi UGM, Ningsririsdiyati, S.E., turut menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh siswa, mulai dari proses perkuliahan, kesiapan akademik yang dibutuhkan, hingga prospek karier lulusan farmasi. Diskusi ini mencerminkan ketertarikan siswa terhadap bidang kesehatan dan sains, sekaligus menunjukkan pentingnya akses informasi pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas.
Melalui kegiatan kunjungan ini, Fakultas Farmasi UGM berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui penyediaan informasi dan inspirasi pendidikan tinggi bagi generasi muda, SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera melalui pengenalan peran strategis ilmu farmasi dalam sistem kesehatan, serta SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur dengan mendorong minat siswa terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang farmasi.


