Fakultas Farmasi UGM Kembangkan Inovasi Pengolahan Sampah Organik untuk Wujudkan Kampus Berkelanjutan

Yogyakarta, 24 November 2025 — Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan kampus yang sehat dan berkelanjutan melalui pengembangan inovasi pengolahan sampah organik di lingkungan fakultas.

Program ini merupakan inisiatif Fakultas Farmasi UGM dalam mengelola sampah organik secara lebih bertanggung jawab dan bernilai guna. Pengolahan dilakukan melalui tahapan pemilahan sampah organik, pencacahan bahan organik, serta penempatan sampah yang telah dicacah ke dalam composter bag. Selanjutnya, sampah organik tersebut diproses hingga mengalami penguraian secara bertahap dan menghasilkan media tanam matang yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung penghijauan dan perawatan tanaman di lingkungan fakultas.

Inisiatif ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan pengelolaan lingkungan kampus yang bersih dan hijau; SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendorong pengurangan timbulan sampah dan pemanfaatan kembali sampah organik menjadi produk yang bermanfaat; serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya mengurangi sampah organik yang berpotensi menghasilkan emisi apabila tidak dikelola dengan baik.

Fakultas Farmasi UGM berharap langkah ini dapat menjadi contoh praktik baik pengelolaan sampah organik yang sederhana, aplikatif, dan dapat direplikasi di lingkungan perguruan tinggi lainnya. Program ini juga memperkuat peran UGM sebagai kampus pelopor pengembangan ilmu dan praktik keberlanjutan yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Share this post
Type Keyword to Search