Yogyakarta, 6 April 2026 – Program Studi Magister Manajemen Farmasi (MMF) Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada resmi memperoleh predikat Unggul selama 5 tahun hingga 2031 yang diumumkan setelah pelaksanaan Asesmen Lapangan re-akreditasi beberapa waktu yang lalu. Pencapaian ini menegaskan posisi MMF sebagai program studi yang memiliki standar mutu tinggi serta komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan di bidang manajemen farmasi.
Predikat Unggul 5 tahun tersebut menjadi hasil dari konsistensi pengelolaan program studi yang berorientasi pada kualitas pembelajaran, relevansi kurikulum, serta penguatan kapasitas lulusan agar adaptif terhadap dinamika sektor kefarmasian dan industri kesehatan.
Ketua Program Studi Magister Manajemen Farmasi Prof. Dr. apt. Dwi Endarti S.F. M.Sc. menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika serta dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan program studi. Ia menegaskan bahwa predikat ini bukan akhir melainkan pijakan untuk terus meningkatkan kualitas dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
Kedepan, Program Studi MMF akan terus mendorong inovasi dalam pendidikan riset serta kolaborasi lintas sektor guna menghasilkan lulusan yang unggul, profesional dan mampu memberikan dampak nyata dalam pengelolaan sistem kefarmasian.
Capaian ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs, khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penguatan mutu pendidikan tinggi, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan, serta SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui kontribusi dalam penguatan sistem dan tata kelola sektor farmasi yang berkelanjutan.


