Yogyakarta, 8 April 2026 – Program Studi Magister Farmasi Klinik Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada UGM melaksanakan asesmen lapangan re-akreditasi yang diselenggarakan oleh LAM-PTKes pada 5 sampai 8 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menjamin peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan serta menjaga relevansi pendidikan magister farmasi klinik dalam menjawab tantangan layanan kesehatan.
Proses asesmen dilakukan oleh tim asesor dari LAM PTKes yaitu Prof. Dr. apt. Lucy Dewi Nurhajati Sasongko M.Si. dan Dr. rer. nat. apt. Liling Triyasmoro M.Sc. yang melaksanakan evaluasi secara komprehensif terhadap penyelenggaraan program studi. Penilaian mencakup berbagai aspek penting seperti kualitas kurikulum, proses pembelajaran, sumber daya manusia, keterlibatan mahasiswa dan alumni, serta dukungan sarana dan prasarana.
Kegiatan asesmen diawali dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh pimpinan fakultas, pengelola program studi, unit jaminan mutu, serta tim task force sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjaga standar mutu akademik. Selama proses berlangsung, tim asesor melakukan verifikasi dokumen, diskusi interaktif, serta observasi langsung untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai sistem penjaminan mutu dan kinerja program studi.
Pelaksanaan reakreditasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi Program Studi Magister Farmasi Klinik sebagai program unggulan yang menghasilkan lulusan kompeten profesional dan siap berkontribusi dalam praktik klinis serta sistem pelayanan kesehatan. Program studi juga terus berkomitmen untuk melakukan inovasi peningkatan kualitas serta memperluas kolaborasi guna meningkatkan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penguatan mutu pendidikan tinggi SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan tenaga kesehatan serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dengan lembaga akreditasi dalam menjamin kualitas pendidikan yang berkelanjutan.


