Yogyakarta, 2 April 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada kembali mencatatkan pencapaian akademik melalui pengukuhan Prof. Dr. apt. Dwi Endarti, M.Sc. sebagai Guru Besar. Upacara pengukuhan diselenggarakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Dalam pidato pengukuhannya yang bertajuk “Peran Farmakoekonomi Modeling dalam Penjaminan Obat Inovatif Program Jaminan Kesehatan Nasional”, Prof. Dwi Endarti memaparkan gagasan strategis mengenai pentingnya penggunaan instrumen pemodelan farmakoekonomi dalam pengambilan kebijakan kesehatan di Indonesia. Ia menekankan bahwa model ini sangat krusial untuk memastikan obat-obatan inovatif dapat diakses oleh masyarakat melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara berkelanjutan, dengan tetap mempertimbangkan efisiensi biaya dan nilai klinis yang optimal.
Capaian akademik ini merupakan wujud nyata kontribusi Fakultas Farmasi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG nomor 3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Melalui kepakaran dalam ranting ilmu Farmakoekonomi, Prof. Dwi Endarti mendorong penguatan akses universal terhadap obat-obatan esensial dan inovatif yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, pengukuhan ini juga mendukung SDG nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas dengan memperkuat jajaran kepakaran di lingkungan universitas yang berdampak pada mutu riset dan pembelajaran. Sejalan dengan komitmen Green Campus, panitia penyelenggara juga mengimbau para tamu dan kolega untuk menggunakan karangan bunga sewa guna mengurangi volume sampah di lingkungan kampus, sebagai implementasi dari prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab sesuai SDG nomor 12.
Rangkaian acara pengukuhan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Guru Besar aktif dan purna di Fakultas Farmasi UGM, kolega akademisi, serta rekan sejawat. Seluruh civitas akademika Fakultas Farmasi UGM menyampaikan selamat atas pencapaian luar biasa ini, yang diharapkan dapat semakin memperkuat peran fakultas dalam memberikan kontribusi bagi sistem kesehatan nasional dan kesejahteraan masyarakat luas.


