Penandatanganan Target Capaian Kinerja 2026, Fakultas Farmasi UGM Perkuat Komitmen Kinerja Institusi

Yogyakarta, 2 April 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan penandatanganan dokumen TCK (Target Capaian Kinerja) Tahun 2026 pada Kamis (2/4) di Ruang Sidang Pimpinan (Ruang 706–707), Gedung APSLC Lantai 7. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30 hingga 14.30 ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Farmasi UGM dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas serta unit kerja terkait.

Kegiatan penandatanganan ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam memastikan arah kebijakan dan program kerja yang terukur, selaras, serta berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja institusi. Dokumen target capaian kinerja menjadi acuan penting dalam pelaksanaan berbagai program sepanjang tahun 2026, khususnya dalam mendukung penguatan Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi UGM menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola institusi yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Penetapan target yang jelas diharapkan mampu mendorong optimalisasi kinerja setiap unit, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta memperkuat kontribusi fakultas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam meningkatkan daya saing Fakultas Farmasi UGM di tingkat nasional maupun internasional, sejalan dengan visi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi berkelas dunia. Dengan adanya kesepakatan bersama terhadap target kinerja, seluruh elemen fakultas diharapkan dapat bergerak secara sinergis dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Sebagai bagian dari komitmen global, pelaksanaan target capaian kinerja ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui kontribusi di bidang kesehatan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan tata kelola institusi yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Share this post
Type Keyword to Search