Fakultas Farmasi UGM Gelar Guest Lecture Bersama Akademisi Monash University dengan Topik Productivity as a Health Outcome

Yogyakarta, 1 April 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture yang menghadirkan profesor di bidang health economy dari Monash University, Prof. Zanfina Ademi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Unit 9 Lantai 3, Ruang Pertemuan 304 Fakultas Farmasi UGM.

Kuliah tamu ini mengangkat topik Productivity as a Health Outcome terkait ekonomi kesehatan, khususnya mengenai tekanan sistem kesehatan, penyakit kronis yang dapat dicegah, serta pentingnya produktivitas sebagai indikator yang sering kali belum optimal diperhitungkan dalam pengukuran dampak penyakit.

Dalam paparannya, Prof. Zanfina Ademi menjelaskan bahwa selama ini para ekonom kesehatan banyak menggunakan pendekatan Quality-Adjusted Life Years (QALYs) untuk menjadi tolak ukur nilai kesehatan. Namun demikian, terdapat aspek lain yang juga penting, yaitu kehilangan produktivitas akibat penyakit yang berdampak signifikan bagi individu maupun masyarakat.

Lebih lanjut, ia juga memperkenalkan konsep Productivity-Adjusted Life Years (PALYs) sebagai pendekatan yang lebih komprehensif dalam mengukur dampak kesehatan, tidak hanya dari sisi kualitas hidup, tetapi juga kontribusi produktivitas, baik dalam pekerjaan maupun aktivitas lainnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ke-3 (Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan), tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta tujuan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui penguatan pemahaman mengenai keterkaitan antara kesehatan dan produktivitas, kegiatan ini mendorong pentingnya kebijakan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi internasional antara institusi pendidikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Farmasi UGM dalam memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring internasional, khususnya dalam bidang ekonomi kesehatan dan kebijakan kesehatan global. Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya investasi pada upaya pencegahan penyakit sebagai strategi untuk mengurangi beban sistem kesehatan di masa depan, dengan mengambil contoh praktik di Australia dan Indonesia.

Share this post
Type Keyword to Search