Prodi Magister Manajemen Farmasi UGM Laksanakan Tujuh Program Pengabdian Masyarakat di Desa Giritirto

Yogyakarta, 1 Januari 2026 – Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen dan Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Farmasi melaksanakan tujuh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri Giritirto dan Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini melibatkan guru, siswa sekolah dasar, keluarga, dan masyarakat dengan fokus pada peningkatan literasi kesehatan, keselamatan, serta penggunaan obat yang rasional. 

Pengabdian tersebut meliputi beberapa kegiatan, diantaranya SIGAP (Siaga Guru untuk P3K) yang membekali guru dengan keterampilan pertolongan pertama dan dilengkapi penyerahan kotak P3K sekolah, VIRAL (Vitamin dan Mineral) untuk meningkatkan pemahaman gizi siswa kelas IV, serta edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) bagi siswa kelas III, Program PIZZA (Pelajar Pintar Tanpa Napza) dilaksanakan untuk menanamkan kesadaran anti-NAPZA pada siswa kelas VI melalui sosialisasi dan permainan edukatif, Program ACID (Apoteker Cilik Inovatif Belajar) dengan prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang). Seluruh kegiatan di lingkungan sekolah ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat dan meningkatkan kesiapsiagaan sejak usia dini.

Selain di sekolah, pengabdian masyarakat juga ditujukan untuk keluarga dan masyarakat umum melalui program Keluarga Pintar SMART Obat yang menekankan pentingnya pengelolaan obat yang aman dan rasional, sementara program BESTIE (Bebas Stunting, Indonesia Energik) berfokus pada edukasi gizi seimbang, 1.000 Hari Pertama Kehidupan, serta pencegahan stunting di masyarakat.

Secara keseluruhan, tujuh kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat respons positif dan partisipasi aktif dari peserta serta memberikan dampak nyata dalam peningkatan pengetahuan dan perilaku kesehatan. Rangkaian kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)  poin 2 (Tanpa Kelaparan), poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), poin 4 (Pendidikan Berkualitas), dan poin 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Tangguh), serta diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang sehat, aman, dan berdaya secara berkelanjutan.

Share this post
Type Keyword to Search